PMK Tak Tulari Manusia, Pebisnis Peternakan Diminta Tetap Waspada

Kamis, 12 Mei 2022 Jumadi Dibaca 728 kali Sosial
PMK Tak Tulari Manusia, Pebisnis Peternakan Diminta Tetap Waspada
Batang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang belum lama ini kembali menjangkiti hewan ternak khususnya berkuku belah, di beberapa wilayah Provinsi Jawa Timur, meski tidak dapat menular pada manusia, namun bagi para pebisnis peternakan, termasuk tukang jagal hingga instansi terkait masih menaruh kewaspadaan, agar tidak memasuki wilayah Kabupaten Batang.

Batang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang belum lama ini kembali menjangkiti hewan ternak khususnya berkuku belah, di beberapa wilayah Provinsi Jawa Timur, meski tidak dapat menular pada manusia, namun bagi para pebisnis peternakan, termasuk tukang jagal hingga instansi terkait masih menaruh kewaspadaan, agar tidak memasuki wilayah Kabupaten Batang.

Beberapa daerah yang hewan ternaknya terpapar PMK antara lain: Gresik, Mojokerto dan Lumajang.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dislutkannak (Dislutkannak) Batang, Syam Manohara mengatakan, masyarakat tidak perlu merasa takut, karena tidak menular pada manusia, namun penularannya justru sangat masif pada hewan berkuku belah, seperti sapi, kerbau, kambing, domba, rusa dan babi.

“Seluruh elemen terkait seperti pengepul maupun tukang jagal, diminta mengoptimalkan pengawasan. Kalau sampai masuk ke regional masing-masing penularannya sangat masif, bahkan bisa lewat embusan udara jarak 10 kilometer,” katanya, usai menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian PMK, di Gedung Pramuka, Kabupaten Batang, Kamis (12/5/2022).

Di tahun 1985 Indonesia telah bebas dari PMK dan mendapat pengakuan internasional tahun 1990 silam.

“Tapi secara mendadak Kamis pekan lalu, PMK muncul kembali di Jawa Timur. Bahkan sekarang sudah masuk ke Jawa Tengah seperti Rembang, Boyolali, Klaten, Purbalingga, Banyumas dan petugas kemarin juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sapi yang terjangkit di Pemalang, sedangkan hasil pemeriksaan masih harus menanti informasi dari tim laboratorium,” jelasnya.

Ia memastikan, para petugas kesehatan hewan di Kabupaten Batang sudah melakukan pemeriksaan di kantong-kantong potensial yang dimungkinkan rawan menjadi penularan virus.

“Alhamdulillah di Batang masih aman, tapi kami tetap melakukan pengawasan selama 24 jam. Sampai sekarang kami masih menunggu arahan dari Dirjen Penanganan Kesehatan Hewan Indonesia, tapi upaya Dislutkannak Batang saat ini menyosialisasikan bahaya PMK kepada pebisnis peternakan dan tukang jagal hewan ternak, agar tetap waspada,” tegasnya.

Metode diagnosa pada sapi yang terpapar PMK yakni kepincangan, kelenjar submandibula membengkak, nafsu makan menurun, lepuh pada area mulut, suhu tubuh 41⁰C dan produksi susu menurun pada sapi perah.

“Kalau ada gejala tersebut, segera melapor kepada Dislutkannak atau bisa ke tingkat kecamatan. Nanti oleh tim medis akan didiagnosis dan dilaporkan ke Laboratorium Uji Sampel Balai Besar Petrina Wates dan Pusvetma Surabaya, hasilnya dapat diketahui dua hari kemudian,” terangnya.

Apabila dinyatakan positif, suatu daerah itu diisolasi dengan tidak diizinkan mengeluarkan atau memasukkan hewan ternak.

“Dari laporan yang didapat, di Pemalang hasil sudah mengarah ke sana, tapi petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dampak yang dirasakan justru di bidang perekonomian karena akan terjadi penurunan produktivitas hewan ternak.

“Penurunan produksi susu sampai 50 persen, kematian sapi usia muda bisa sampai 50 persen,” ujar dia.

Berdasarkan data, populasi sapi di Kabupaten Batang sebanyak 23 ribu ekor terdiri dari usia dewasa maupun muda.

“Diprediksikan bisa menyebabkan kematian sapi muda sebanyak 6 ribu ekor dan dewasa seribu ekor,” imbuhnya.

Untuk mencegah masuknya PMK ke Kabupaten Batang, maka dibutuhkan kerja sama dalam pencegahan oleh TNI/Polri, instansi terkait seperti Dislutkannak, Satpol PP, Disperindagkop dan UKM bersama pebisnis ternak. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 25
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 53
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 45
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang nteraktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang nteraktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang nteraktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 23
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 89
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 123