PMK Tak Tulari Manusia, Pebisnis Peternakan Diminta Tetap Waspada

Kamis, 12 Mei 2022 Jumadi Dibaca 741 kali Sosial
PMK Tak Tulari Manusia, Pebisnis Peternakan Diminta Tetap Waspada
Batang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang belum lama ini kembali menjangkiti hewan ternak khususnya berkuku belah, di beberapa wilayah Provinsi Jawa Timur, meski tidak dapat menular pada manusia, namun bagi para pebisnis peternakan, termasuk tukang jagal hingga instansi terkait masih menaruh kewaspadaan, agar tidak memasuki wilayah Kabupaten Batang.

Batang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang belum lama ini kembali menjangkiti hewan ternak khususnya berkuku belah, di beberapa wilayah Provinsi Jawa Timur, meski tidak dapat menular pada manusia, namun bagi para pebisnis peternakan, termasuk tukang jagal hingga instansi terkait masih menaruh kewaspadaan, agar tidak memasuki wilayah Kabupaten Batang.

Beberapa daerah yang hewan ternaknya terpapar PMK antara lain: Gresik, Mojokerto dan Lumajang.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dislutkannak (Dislutkannak) Batang, Syam Manohara mengatakan, masyarakat tidak perlu merasa takut, karena tidak menular pada manusia, namun penularannya justru sangat masif pada hewan berkuku belah, seperti sapi, kerbau, kambing, domba, rusa dan babi.

“Seluruh elemen terkait seperti pengepul maupun tukang jagal, diminta mengoptimalkan pengawasan. Kalau sampai masuk ke regional masing-masing penularannya sangat masif, bahkan bisa lewat embusan udara jarak 10 kilometer,” katanya, usai menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian PMK, di Gedung Pramuka, Kabupaten Batang, Kamis (12/5/2022).

Di tahun 1985 Indonesia telah bebas dari PMK dan mendapat pengakuan internasional tahun 1990 silam.

“Tapi secara mendadak Kamis pekan lalu, PMK muncul kembali di Jawa Timur. Bahkan sekarang sudah masuk ke Jawa Tengah seperti Rembang, Boyolali, Klaten, Purbalingga, Banyumas dan petugas kemarin juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sapi yang terjangkit di Pemalang, sedangkan hasil pemeriksaan masih harus menanti informasi dari tim laboratorium,” jelasnya.

Ia memastikan, para petugas kesehatan hewan di Kabupaten Batang sudah melakukan pemeriksaan di kantong-kantong potensial yang dimungkinkan rawan menjadi penularan virus.

“Alhamdulillah di Batang masih aman, tapi kami tetap melakukan pengawasan selama 24 jam. Sampai sekarang kami masih menunggu arahan dari Dirjen Penanganan Kesehatan Hewan Indonesia, tapi upaya Dislutkannak Batang saat ini menyosialisasikan bahaya PMK kepada pebisnis peternakan dan tukang jagal hewan ternak, agar tetap waspada,” tegasnya.

Metode diagnosa pada sapi yang terpapar PMK yakni kepincangan, kelenjar submandibula membengkak, nafsu makan menurun, lepuh pada area mulut, suhu tubuh 41⁰C dan produksi susu menurun pada sapi perah.

“Kalau ada gejala tersebut, segera melapor kepada Dislutkannak atau bisa ke tingkat kecamatan. Nanti oleh tim medis akan didiagnosis dan dilaporkan ke Laboratorium Uji Sampel Balai Besar Petrina Wates dan Pusvetma Surabaya, hasilnya dapat diketahui dua hari kemudian,” terangnya.

Apabila dinyatakan positif, suatu daerah itu diisolasi dengan tidak diizinkan mengeluarkan atau memasukkan hewan ternak.

“Dari laporan yang didapat, di Pemalang hasil sudah mengarah ke sana, tapi petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dampak yang dirasakan justru di bidang perekonomian karena akan terjadi penurunan produktivitas hewan ternak.

“Penurunan produksi susu sampai 50 persen, kematian sapi usia muda bisa sampai 50 persen,” ujar dia.

Berdasarkan data, populasi sapi di Kabupaten Batang sebanyak 23 ribu ekor terdiri dari usia dewasa maupun muda.

“Diprediksikan bisa menyebabkan kematian sapi muda sebanyak 6 ribu ekor dan dewasa seribu ekor,” imbuhnya.

Untuk mencegah masuknya PMK ke Kabupaten Batang, maka dibutuhkan kerja sama dalam pencegahan oleh TNI/Polri, instansi terkait seperti Dislutkannak, Satpol PP, Disperindagkop dan UKM bersama pebisnis ternak. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Batang - Kemeriahan even Karnaval SCTV yang menyuguhkan penampilan puluhan artis-artis papan atas, makin semarak dengan kolaborasi bersama 200 seniman tari Babalu Batang. Para penari yang didominasi pelajar dari jenjang SMP hingga SMASMK itu menjadi panggung ekspresi karena memadukan antara tarian tradisional Babalu bersama hentakan musik dan alunan nada dari artis di atas panggung.
11 Okt 2026 Jumadi 172
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 254
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 186
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 253
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 335
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
10 Okt 2026 Jumadi 298