Batang - Gelar Pengundian Gebyar Pajak Dari Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang untuk memberikan reward bagi masyarakat yang taat terhadap Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) dan pajak restoran di Aula Bupati Batang, Rabu (30/3/2022).
Batang - Gelar Pengundian
Gebyar Pajak Dari Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Pengelolaan
Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang untuk memberikan reward
bagi masyarakat yang taat terhadap Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB) dan pajak
restoran di Aula Bupati Batang, Rabu (30/3/2022).
Pengundian gebyar pajak
dilakukan dengan sistem otomatis yang memilih data seseorang yang telah
membayar pajak maupun mengirimkan nota makanan dengan tempat yang sudah
terdaftar tapping box.
Bupati Batang Wihaji
mengatakan, Perekonomian hari ini mulai merangkak naik dan Pemerintah Kabupaten
Batang juga mulai melakukan inovasi-inovasi salah satunya pajak.
“Pada negara pendapatan
yang paling berpengaruh adalah pajak, apalagi di negara maju karena semangatnya
dana yang didapat kita kembalikan lagi ke masyarakat Kabupaten Batang berbentuk
pembangunan pelayanan publik contohnya perbaikan jalan, pembangunan masjid, dan
pembangunan gedung,†jelasnya.
Maka, kita berikan
inovasi baru agar masyarakat senang membayar pajak dengan mengembalikan
pajaknya perorangan, karena banyak diantara mereka sudah membayar pajak pada
saat makan di lokasi yang dikenakan pajak.
Untuk itu, lanjut dia,
hari ini kita mengapresiasi kepada orang yang membayar pajak, sifatnya personal
tujuannya ada peningkatan. Saat ini melihat data triwulan pertama kemarin dari
BPKPAD Kabupaten Batang hanya Rp13 milyar, Alhamdulillah tahun ini bisa sampai Rp22
milyar.
Apresiasinya dengan
memberikan hadiah dengan cara pengundian dan peserta undian PBB dan pajak
restoran ada 52.000 orang.
“Saat ini restoran
paling banyak yang membayar pajak di Rest Area Kabupaten Batang karena hampir Rp1
milyar pendapatannya padahal itu masih hanya 5 restoran saja,†ungkapnya.
Sementara itu, Kepala
BPKPAD Kabupaten Batang Sri Purwanigsih mengatakan, Pengundian Gebyar Sadar
Pajak merupakan percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Batang dari
sektor pajak untuk tahun 2022.
“Kemudian, adanya
peningkatan pencapaian piutang PBB pada tahun 2013 hingga 2021 karena disini
memang banyak piutang sekitar ada Rp33 milyar. Kita juga melatih kepatuhan
pajak bagi masyarakat dan pengusaha restoran,†terangnya.
Pengundian ini kita
melihatnya dari Nomor Objek Pajak (NOP), jadi siapapun yang mendapatkan
hadiahnya meskipun tidak hadir disini pasti kita berikan dan yang makan
mendapat hadiah. Ini merupakan inovasi baru dari Pemkab Batang dengan cara nota
pembayaran makan kita daftarkan ke BPKPAD Kabupaten Batang tapi syaratnya
restorannya harus yang sudah ada tapping box selain itu tidak bisa.
“Pengundian Gebyar
Sadar Pajak untuk PBB yang mendapatkan hadiah satu unit motor yaitu Taryonah
warga Desa Penundan Banyuputih Batang dan Wasturi warga Desa Kaliboyo Tulis dan
untuk pajak restoran yang mendapatkan satu unit motor yaitu Nur Fadhilah warga
Kauman Batang dan Dwi Winarno Ardiyasa warga Proyonanggan Tengah Batang,†ujar
dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)