Batang Sebanyak 180 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah purnatugas, diharapkan tetap dapat memberikan pengabdian kepada masyarakat. Mereka menerima tali asih dari Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Batang untuk periode 2018-2022.
Batang
Sebanyak 180 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah purnatugas, diharapkan
tetap dapat memberikan pengabdian kepada masyarakat. Mereka menerima tali asih
dari Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Batang
untuk periode 2018-2022.
Bupati
Batang Wihaji menyampaikan, selama bertahun-tahun telah mengabdikan dirinya di
berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), demikian pula para pendidik.
“Selama
bertugas bersama saya, njenengan sudah maksimal memberikan pengabdian,†katanya, usai menyerahkan
tali asih secara simbolis di Gedung Korpri, Kabupaten Batang, Rabu (30/3/2022).
Ia
memastikan, selama bertugas menjadi ASN pasti melakukan yang baik.
“Dan
selama kebaikan itu ditiru oleh yuniornya, maka akan berbuah pahala yang
melimpah, begitu pula sebaliknya,†jelasnya.
Untuk
meraih kesuksesan dan kesejahteraan, tidak harus menunggu menjadi ASN, karena membutuhkan
waktu yang cukup lama.
“Jadi
bagi putra-putri njenengan bisa bergabung sebagai tenaga kerja di Kawasan
Industri Terpadu (KIT) Batang,
karena akan membutuhkan banyak tenaga kerja baru, di beberapa perusahaan,â€
tegasnya.
Wakil
Ketua 1 DP Korpri Batang, Tulyono mengatakan, tali asih ini diberikan kepada anggota
yang selama ini mengabdikan diri untuk negara sebagai ASN.
Selama
bertugas sebagai ASN, mereka rutin membayar iuran sebagai anggota. Dari 180 ASN
purnatugas, terdiri dari 30 orang kalangan ASN yang pernah bertugas di
lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 150 orang lainnya pernah
mengabdikan dirinya di dunia pendidikan.
“Tali
asih ini wujud imbal balik, jadi iuran yang selama ini dikeluarkan, kami
kembalikan lagi kepada mereka ,†terangnya.
Ia
mengharapkan, pemberian tali asih ini menjadikan mereka merasa lebih dihargai,
setelah dilepas oleh Bupati dan kembali mengabdikan diri ke lingkungan
masyarakat.
“Tali
asih yang diberikan berupa uang tunai Rp1.250.000,00, piagam dan jam dinding
sebagai penghargaan serta kenang-kenangan,†ujar
dia.
Rata-rata
selama menjalankan tugas sebagai ASN, memiliki masa bakti antara 25-40 tahun.
(MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)