Kampung Pancasila Wujud Toleransi di Batang

Sabtu, 19 Maret 2022 Jumadi Dibaca 1.888 kali Sosial
Kampung Pancasila Wujud Toleransi di Batang
Batang - Perumahan Pesona Griya Batang, telah resmi dijadikan sebagai Kampung Pancasila oleh Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra.

Batang - Perumahan Pesona Griya Batang, telah resmi dijadikan sebagai Kampung Pancasila oleh Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra.

“Kampung tersebut merupakan wujud toleransi yang ada di Batang, atas keragaman agama yang ada,” katanya saat ditemui di Perumahan Pesona Griya Batang, Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, Sabtu (19/3/2022).

Dandim Batang langsung melakukan peninjauan guna untuk mengecek dan memastikan apakah sudah sesuai dengan ketentuan ragam budaya agama dan toleransi antar warganya sebelum diresmikan menjadi Kampung Pancasila.

“Setelah melakukan pengecekan, Perum Pesona Griya Batang Kelurahan Kauman itu sangat cocok untuk menjadi contoh sebagai kampung Pancasila, sebab kehidupan di perumahan ini sosial masyarakatnya sangat beragam, mulai penganut agama ada Islam dan Kristen dapat hidup rukun dan saling bertoleransi,” jelasnya.

Karena warga yang berdomisili di perumahan Pesona Griya Batang kebanyakan bukan orang asli Batang tapi dari berbagai daerah, namun semua bisa hidup secara berdampingan dengan rukun dan begitu indah.

“Toleransi warga di sini sangat bagus, tidak membedakan agama, ras, adat istiadat dan jiwa Pancasialismenya juga cukup tinggi. Kita lihat warga sangat menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati serta Bhinneka Tunggal Eka mereka pegang teguh,” tegasnya.

Mereka menyadari, Indonesia terdiri dari bermacam-macam suku, budaya, adat istiadat, agama dan bahasa daerah. Sebagai makhluk sosial, tidak mungkin bisa hidup sendiri dengan satu golongan tanpa ada golongan lain, oleh karenanya, warga perumahan Pesona Griya Batang menjunjung tinggi sifat toleransi dan hidup berdampingan dengan rukun.

Orang nomor satu di Kodim 0736/Batang itu juga menjelaskan, bahwa Kampung Pancasila dibentuk yang intinya sebagai satu upaya kepedulian warga dalam rangka menjaga berdiri tegaknya NKRI.  

“Ini harus terus dibina, sebab dahulu para pejuang kemerdekaan Indonesia, mereka tidak berjuang sendiri untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, namun mereka berjuang bersama masyarakat dari bermacam agama dan suku,” terangnya.

Semoga masyarakat di sini bisa menunjukkan pengamalan Pancasila dan ini juga dapat menjadi contoh untuk kampung lain dalam kerukunan beragama dan bertoleransi. Yang selama ini mungkin sudah terbangun bersama, sehingga dapat menjadi contoh bagi kampung dan desa yang lain.

Ke depan diharap Kampung Pancasila terus bertambah sehingga semua kampung diwilayah Kabupaten Batang dapat menjadi kampung Pancasila semua. Untuk itu mari kita jaga kedaulatan NKRI secara bersama, jangan sampai kita dipecah belah oleh oknum dengan mengatas namakan agama, suku atau adat istiadat.

Sementara itu, Ketua Rt03/Rw10 Lukman Hakim mengatakan, tawaran untuk dijadikan sebagai Kampung Pancasila, datang langsung dari Dandim.

“Dan, kami jawab siap untuk menjadi Kampung Pancasila. Saya juga selaku RT sudah menyampaikan ke warga setiap ada pertemuan, kalau kampung kita akan menjadi contoh sebagai Kampung Pancasila, dan warga  siap karena Pancasila sudah lama diamalkan warga perumahan setiap harinya seperti melakukan kegiatan gotong royong, toleransi beragama dijunjung tinggi, karena ada warga muslim dan non muslim,” ungkapnya.

Mereka bisa hidup saling membaur dan tidak ada perbedaan, jadi tidak ada penolakan ketika perumahan Pesona Griya Batang dijadikan Kampung Pancasila.

“Atas nama warga perumahan, kami mengucapkan terima kasih banyak atas  pencanangan dan peresmian Perumahan Pesona Griya Batang sebagai kampung Pancasila. Semoga Perumahan Pesona Griya Batang dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 80
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 106
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 159
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 142
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 186