Batang Berawal dari situasi pandemi yang berdampak terutama kalangan menengah ke bawah, maka sebagai bentuk kepedulian sekaligus melatih jiwa sosial, maka para guru bersama peserta didik mulai membudayakan Jumat Berbagi (Jumbagi).
Batang
Berawal dari situasi pandemi yang berdampak terutama kalangan menengah ke
bawah, maka sebagai bentuk kepedulian sekaligus melatih jiwa sosial, maka para
guru bersama peserta didik mulai membudayakan Jumat Berbagi (Jumbagi).
Kegiatan
tersebut diwujudkan dengan membagikan ratusan nasi bungkus kepada masyarakat
sekitar dan orang tua maupun siswa yang hendak berangkat sekolah.
Kepala
SMK Bakti Praja (BP) Kabupaten Batang, Riyanto mengatakan, budaya ini ditunjukkan
kepada masyarakat, agar mengetahui sisi lain dari SMK BP.
“Menu
nasi bungkus gratis ini dibagikan kepada masyarakat yang lewat di depan sekolah
kami dan warga sekitar. Tiap Jumat pagi rata-rata kami bisa menyiapkan 70-100
bungkus,†katanya, saat ditemui di halaman SMK BP, Kabupaten Batang, Jumat
(18/3/2022).
Ia
menerangkan, kegiatan tersebut telah rutin digelar lebih dari setahun.
“Penggalangan
dananya berasal dari infak dari para guru dan siswa tiap hari Jumat. Tak hanya
itu, infak itu juga diberikan bagi siswa yang mungkin tertimpa musibah,â€
tuturnya.
Ia
mengharapkan, melalui kegiatan Jumbagi bisa mengedukasi anak didik, bahwa hidup
di dunia ini tidak hanya untuk diri sendiri, tapi masih ada orang lain yang
membutuhkan uluran tangan kita.
“Ini
bisa menjadi bekal kita di alam akhirat nanti, kalian belajarlah yang rajin,
tapi jangan lupa beramallah untuk sesama. Dan ayo adik-adik yang baru lulus SMP
ojo ragu bergabung dengan SMK BP
Batang,†tegasnya.
Ia
mengharapkan, melalui kegiatan ini masyarakat Batang mengetahui, selain
institusi pendidikan yang spesifikasinya di bidang teknik, namun tetap memiliki
jiwa sosial yang tinggi.
“Jadi
bagi calon peserta didik baru bisa tahu lebih dalam, bahwa tidak berprestasi di
bidang teknik saja, tapi peserta didik di sini juga peduli terhadap sesama,â€
ungkapnya.
Pendaftaran
telah dibuka sejak awal Februari secara online lewat laman http://BIT.LY/PPDB2022SMKBP.
Wakil
Kepala Kesiswaan, Ari Rusmiati mengatakan, program diawali sejak bulan Agustus
2021, yang berkelanjutan sampai sekarang.
“Dulu
di bulan Ramadan kami sering membagikan takjil untuk berbuka puasa, tapi
setelah program itu selesai, timbul kepuasan. Akhirnya diteruskan dengan
membagikan menu sarapan gratis,†ungkapnya.
Ini
untuk melatih siswa agar terbiasa menyisihkan uang sakunya bagi yang
membutuhkan.
Salah
satu warga, Mujiyati menuturkan, program Jumbagi sangat bermanfaat bagi
masyarakat sekitar.
“Setiap
hari Jumat pagi, saya selalu mengambil langsung menu sarapan sama guru.
Biasanya ambil nasi megono dan teh hangat ke sana,untuk saya dan adik, buat
sarapan pagi,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)