Batang Meningkatnya pernikahan anak di Kabupaten Batang, membuat Ketua Forum Anak Batang (FANTA) terpilih, Annisa Nazalafa berupaya melakukan pencegahan dengan meningkatkan edukasi bersama pengurus hingga tingkat desa.
Batang Meningkatnya pernikahan anak di Kabupaten Batang, membuat Ketua Forum Anak Batang (FANTA) terpilih, Annisa Nazalafa berupaya melakukan pencegahan dengan meningkatkan edukasi bersama pengurus hingga tingkat desa.
Remaja
yang saat ini duduk di bangku kelas XI SMA itu menentang keras pernikahan anak,
terutama di bawah umur.
“Saya
sangat tidak setuju dengan hal tersebut, karena secara psikologi, anak di usia
kurang dari 19 tahun, tentu belum siap membina rumah tangga. Dari sisi fisik
juga belum cukup kuat, dan rawan terjadi perceraian,†katanya, saat dihubungi
melalui gawai, Senin (21/2/2022).
Ia
menerangkan, secara bertahap untuk mencegah terjadinya pernikahan anak, akan
mengintensifkan layanan informasi konseling kesehatan remaja bekerja sama
dengan Tim Penggerak PKK di tiap desa.
“Tim
Forum Anak di tingkat kabupaten akan berkoordinasi dengan pengurus di tingkat
cabang untuk mengevaluasi hasilnya nanti,†jelasnya.
Ia
menambahkan, hak-hak anak yang perlu lebih diperhatikan yaitu permasalahan
gizi.
“Anak-anak
harus terbebas dari masalah gizi buruk. Itu masih menjadi pekerjaan rumah semua
pihak, tidak hanya Pemkab Batang,
tapi juga Forum Anak Batang, dengan bersama-sama memberikan makanan tambahan
yang nilai gizinya baik,†tegasnya.
Fasilitator
dari Lembaga Perlindungan Anak Klaten, Ery Pratama Putra menyampaikan, ditengah makin
modernnya teknologi, ternyata anak-anak sangat sulit untuk mengungkapkan
perasaannya kepada orang tua. Sedangkan, ketika bertemu dengan teman sebayanya,
justru semua diungkapkan dengan leluasa.
“Ada perilaku
mengarah pada seksual sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan kehamilan
yang tidak dikehendaki. Maka Forum Anak ini bisa mengedukasi dan memberikan
pemahaman,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)