Pentanque, Cabor Baru yang Mulai Memasyarakat

Jumat, 19 November 2021 Jumadi Dibaca 1.141 kali Pemuda dan Olahraga
Pentanque, Cabor Baru yang Mulai Memasyarakat
Batang - Cabang olahraga (Cabor) baru asal Negara Prancis, Pentanque kini mulai dikenal masyarakat Kabupaten Batang. Terbukti atlet-atlet asal Batang mulai menunjukkan prestasinya di kancah Provinsi Jawa Tengah, sehingga terpilih menjadi tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga se-eks Karesidenan Kedu, Pekalongan dan Banyumas (POR-Dulongmas), Bupati Cup 2021.

Batang - Cabang olahraga (Cabor) baru asal Negara Prancis, Pentanque kini mulai dikenal masyarakat Kabupaten Batang. Terbukti atlet-atlet asal Batang mulai menunjukkan prestasinya di kancah Provinsi Jawa Tengah, sehingga terpilih menjadi tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga se-eks Karesidenan Kedu, Pekalongan dan Banyumas (POR-Dulongmas), Bupati Cup 2021.

Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan, dipilihnya Batang sebagai penyelenggara karena di Porprov para atletnya mampu meraih medali yang cukup banyak.

“Atlet Batang bisa meraih dua medali emas dan satu perunggu yang bisa memotivasi atlet-atlet muda Batang maupun luar daerah lainnya, supaya terus berprestasi,” katanya, usai membuka POR-Dulongmas Bupati Cup 2021, di lokasi pertandingan Pentanque, Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (19/11/2021).

Ia mengakui, bahwa Pentanque masih tergolong Cabor baru, di kalangan atlet, maka perlu dipublikasikan, agar makin banyak atlet-atlet muda Batang berprestasi di kancah provinsi maupun nasional.

“Saya sudah mencobanya tadi, ya seperti permainan anak-anak zaman dulu, tapi ini perlu dikembangkan, sebagai Cabor yang mudah dipelajari namun memerlukan ketangkasan,” jelasnya.

Cabor panjat tebing pun tak kalah menariknya, terbukti bahwa atlet asal Batang Kiromal Katibin pun sudah mendunia.

“Itu bagian dari prestasi yang luar biasa, Kabupaten Batang akan memberikan apresiasi sebagai bentuk dukungan supaya terus berprestasi,” tegasnya.

Ia mengharapkan, para atlet muda ini adalah penerus bangsa, harus dididik jiwanya, sportivitas dan integritas, sehingga menjadi pemimpin yang lebih baik.

Penanggungjawab Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batang, Subiyanto mengakui, prestasi yang diraih atlet Pentanque tergolong baik, di tingkat Provinsi.

“Tahun 2018, atlet kita mendapat dua medali emas, satu perak dan tiga perunggu. Potensinya besar, sehingga ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara,” terangnya.

Sebelum pelaksanaan pertandingan para atlet dan pendamping dari tiga eks Karesidenan Dulongmas sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

“Tiap hari mereka juga selalu diswab dan wajib mengikuti protokol kesehatan. Dan pastinya tanpa penonton karena masih dalam masa pendemi,” tegasnya.

Cabor lain yang akan segera dipertandingkan di 5 Desember mendatang adalah panjat tebing, di lingkungan Hutan Kota Rajawali.

“Saat ini para atlet kita sedang bertanding di Kejuaraan Nasional Panjat Tebing di Nagroe Aceh Darussalam (NAD).

Ia mengharapkan, para atlet tetap menjunjung sportivitas, tidak perlu khawatir karena ada wasit. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 67
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 119
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 70
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 32
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 37