Perbanyak Ahli Kerajinan, Disnaker Batang Gelar Pelatihan Pengolahan Limbah Kayu

Rabu, 17 November 2021 Jumadi Dibaca 1.450 kali IKM UKM UMKM
Perbanyak Ahli Kerajinan, Disnaker Batang  Gelar Pelatihan Pengolahan Limbah Kayu
Batang - Ingin memperbanyak masyarakat yang punya kompetensi kreativitas tinggi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang menggelar pelatihan uji kompetensi program pengolahan limbah kayu dengan pembiayaan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Bea Cukai pada tahun 2021.

Batang - Ingin memperbanyak masyarakat yang punya kompetensi kreativitas tinggi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang menggelar pelatihan uji kompetensi program pengolahan limbah kayu dengan pembiayaan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Bea Cukai pada tahun 2021.

Peserta pelatihan sebanyak 16 orang dari petani tembako di Kabupaten Batang. Pelatihan diselenggarakan selama 2 minggu yang nantinya selesai pada hari senin depan.

“Program pengolahan limbah kayu ini tujuannya untuk pencari kerja tetapi berhubung kekurangan minat akhirnya diambilkan yang sudah kerja pesertanya, supaya bisa melamar ke perusahaan yang membutuhkan tenaga kerajinan dari limbah kayu,” kata Kepala bidang Pelatihan, Penempatan tenaga kerja, dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Batang Ambarwati Ningsih saat ditemui di Desa Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (17/11/2021).

Seandainya para peserta setelah pelatihan tidak bisa bekerja di perusahaan, peserta bisa membuka wirausaha kerajinan sendiri dan harapannya bisa menampung para pekerja agar mengurangi pengangguran.

“Peserta dilatih untuk membuat kerajinan dari limbah kayu jati, kayu mahoni, biji mahoni, dan palem itu semua dibuat menjadi cermin, hiasan dinding, tempat sampah, kursi, pembatas ruangan dan meja,” jelasnya.

Sementara itu, Perajin Kerajinan Limbah Kayu Ngatimin mengatakan, bahwa saya melakukan kerjasama dengan Disnaker Kabupaten Batang untuk melatih para peserta dengan program kompetensi pengolahan limbah kayu.

“Saya mengajarkan peserta untuk memanfaatkan limbah kayu yang tidak dipake baru kita membuat desainnya bisa dibuat kerajinan apa yang bernilai jual, jangan kita memikirkan desainnya dulu baru mencari limbah kayunya pasti akan kesulitan,” terangnya.

Pemanfaatan limbah kayu, lanjut dia,  ini bergantung pada limbah yang ada, jadi semua bahan yang ada harus dimanfaatkan dan tidak boleh ada yang dibuang atau tidak terpakai. Karena itulah perlunya kreativitas tinggi dari para peserta.

“Limbah yang digunakan menggunakan dari kayu jati, kayu mahoni, biji mahoni, dan palem karena kualitasnya yang bagus dan daerah sini memang banyak pohon jati yang sisa-sisanya tidak dimanfaatkan,” imbuhnya.

Limbah sendiri bisa diambil dari hutan seperti ranting pohon atau tunggak yang tidak dipakai dan limbah dari penggeraji sisa-sisa dari potongan kayu.

Diharapkan, para peserta dapat terus mengasah kemampuan kreativitasnya setelah selesai pelatihan ini, agar nantinya menghasilkan kerajinan yang bernilai jual tinggi dan bisa membantu perekonomian keluarga. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 30
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 130
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 136
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 84
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 43
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 51