Batang - Dampak dari stunting, ternyata tak hanya mengganggu pertumbuhan, namun juga berpengaruh pada kemampuan kognitif atau intelektualitas anak yang menurun.
Batang - Dampak dari stunting, ternyata tak hanya
mengganggu pertumbuhan, namun juga berpengaruh pada kemampuan kognitif atau
intelektualitas anak yang menurun.
Dengan angka Stunting yang masih cukup tinggi,
karena dalam masa pertumbuhan anak sampai 1.000 hari pertama kehidupan, tidak
terpantau dengan baik, sehingga menimbulkan stunting.
Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga
DP3AP2KB Batang, Sri Eprileni menyatakan, stunting tidak hanya berpengaruh pada
tinggi badan yang tidak sesuai standar, tetapi kepandaian anak pun akan
berkurang.
“Kemungkinan anak akan menjadi kurang pandai ketika
mengikuti pelajaran di sekolah. Di pendidikan berkurang, sehingga pemerintah
pun harus berperan untuk mengarahkan tipe pembelajaran yang tepat bagi mereka,â€
katanya, saat menjadi narasumber dalam Pertemuan Penyusunan Regulasi Stunting,
di Aula Dinkes Kabupaten Batang, Senin (11/10/2021).
Di masa depan, lanjut dia, pemerintah juga harus
menyediakan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat intelektualitas calon
pencari kerja.
“Apalagi ada Kawasan Industri Terpadu (KIT),
tujuannya supaya level manajer itu diisi warga Batang sendiri, jangan hanya
level buruh. Makanya kita harus mencegah anak-anak dari stunting, dengan
pemberian gizi yang baik, terhindar dari berbagai infeksi saat masa
pertumbuhannya, sehingga otaknya bisa berkembang optimal, mendapat pendidikan
yang baik, jadi generasi berkualitas,†jelasnya.
Menurut dia, dari sisi ibu hamil telah memiliki
kesadaran yang baik, karena rutin memeriksakan kandungannya.
“Yang kurang justru kesadaran dari para suami untuk
mengantarkan istrinya memeriksakan kandungannya. Maksudnya tidak hanya
mengantarkan saja, tapi suami ikut mendampingi saat bertemu tenaga kesehatan,
sehingga mengetahui kondisi kehamilan istrinya,†terangnya.
Ia menegaskan, tujuan utamanya, agar ketika terjadi
sesuatu pada kandungan istrinya, ia mengetahui dan dapat memberikan solusi
bersama secara tepat. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)