Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menargetkan vaksinasi 50 persen dari 600 ribu sasaran hingga akhir tahun 2021. Realisasi target tersebut berdasar pada jumlah ketersediaan vaksin jika tidak mengalami keterlambatan pasokan dan stok di gudang mampu terserap dengan lancar.
Batang - Pemerintah
Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menargetkan vaksinasi 50 persen dari 600 ribu sasaran
hingga akhir tahun 2021. Realisasi target tersebut berdasar pada jumlah
ketersediaan vaksin jika tidak mengalami keterlambatan pasokan dan stok di gudang
mampu terserap dengan lancar.
“Kami negargetkan
vaksinasi 50 persen sasaran hingga akhir tahun. Terget ini terus digenjot
setelah dapat ing dari Pemprov Jateng vaksin sinovac sebanyak 20 ribu
dosis. 5 ribu vaksin astra zeneca,†Kata Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Batang
dr. Didiet Wisnuhardanto saat ditemui di Dinkes, Kabupaten Batang, Selasa
(28/9/2021).
Selain itu, Dinas
Kesehatan Kabupaten Batang juga mendapat pasokan vaksin 10 ribu dosis
dari BKKBN untuk menunjang kebutuhan dua pekan mendatang.
“Meski sempat mengalami
kekosongan selama 10 hari sebelumnya, saya tetap komitmen merealisasikan
target. Sampai hari ini capain vaksinasi sudah 24,86 persen, atau setara 150
ribu warga, dengan adanya pasokan vaksin baru berikut bantuan dari BKKBN akan
dimaksimalkan penggunaanya sebelum ing yamg baru,†ungkapnya.
Ia pun mengatakan dari
data Dinkes Batang sampai hari ini belum ada laporan penambahan kasus positif
baru, maupun pasien Covid-19 yang sedang dirawat di rumah sakit.
“Jumlah warga yang
sedang menjalani isolasi mandiri juga semakin menurun atau tersisa 13 orang, di
rawat di rumah sakit tidak ada. Adapun status saat ini masih berada di Level 2,â€
ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)