Batang - Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-112 Kodim 0736/Batang bersama warga dan anggota Karang Taruna Desa Gerlang siap membangun kembali rumah milik Margono warga Dukuh Kradenan, yang roboh tertimpa longsoran tebing beberapa waktu lalu.
Batang - Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD)
Reguler ke-112 Kodim 0736/Batang bersama warga dan anggota Karang Taruna Desa
Gerlang siap membangun kembali rumah milik Margono warga Dukuh Kradenan, yang
roboh tertimpa longsoran tebing beberapa waktu lalu.
Sebelumnya 5 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah
selesai direhab dan kini Satgas TMMD berkomsentrasi untuk merehab 2 rumah warga
lainnya.
Kepala Desa Gerlang, Sukowiyono mengatakan, khusus
rumah milik Bapak Margono, selain dibantu melalui program TMMD, seluruh anggota
Karang Taruna siap membantu pembiayaan rehab rumah tersebut.
“Itu untuk tambahan, karena kalau dibebankan
semuanya kepada Pak Margono, tentu terlalu berat. Kami swadaya masyarakat,
berbentuk tenaga atau materi,†katanya, saat ditemui di Posko TMMD Desa
Gerlang, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Rabu (15/9/2021).
Diperkirakan pembangunan kembali rumah tersebut
memakan biaya sebesar Rp60 juta. Hingga sekarang dana yang terkumpul dari
swadana warga mencapai Rp15 juta.
“Jika ditambah dari program TMMD Rp12,5 juta, sudah
terkumpul 50%,†katanya.
Ia mengharapkan, sinergi yang telah terbangun dengan
anggota TNI, akan berjalan baik. Hingga waktu yang ditentukan yakni 14 Oktober,
program dapat selesai dan hasilnya dapat dimanfaatkan warga setempat dengan
baik.
“Semoga membawa berkah, tidak hanya bagi warga Desa
Gerlang, tapi umumnya untuk masyarakat Kecamatan Blado,†harapnya.
Koordinator RTLH, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan
Permukiman (DPRKP) Batang, Budianto menyampaikan, saat ini sedang dilakukan
survei di 2 rumah yang akan dilakukan rehab dalam program TMMD.
“Rumah itu roboh karena tertimpa longsoran tebing
jalan bulan Januari lalu. Rencananya peletakan batu pertama akan dilakukan
tanggal 20 September mendatang,†jelasnya.
Dijelaskannya, material untuk membangun sudah tiba,
tenaga kerjanya dari Satgas TMMD bersama warga setempat.
“Ada dana Rp12,5 juta, dengan perincian Rp10 juta
untuk material dan Rp2,5 juta untuk tenaga kerja. Tentu saja masih terdapat
kekurangan biaya, untuk mengatasinya dapat dibantu dari swadana pemerintah desa
dan warga setempat,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)