Batang - Setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19, tak hanya para pelajar yang bersukacita. Namun para pendidik pun optimis bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang akan segera digelar akan berjalan dengan sukses, karena dapat bertemu langsung dengan anak didiknya.
Batang - Setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19, tak
hanya para pelajar yang bersukacita. Namun para pendidik pun optimis bahwa
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang akan segera digelar akan berjalan
dengan sukses, karena dapat bertemu langsung dengan anak didiknya.
Guru SMPN 1 Batang, Nur Khotimah mengatakan, para
siswa akan mengikuti PTM Terbatas, pihak sekolah telah menyiapkan sarana
prasarananya secara matang, meski terdapat sedikit perbedaan dalam prosesnya
karena masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)
Level 2.
“Alhamdulillah ini anak-anak pada senang dan
semangat ikut vaksinasi, karena besok hari Senin (6/9/2021), sudah diizinkan
PTM,†katanya, usai mendampingi anak didiknya divaksinasi, di Gedung PSC 119,
Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Sabtu (4/9/2021).
Dijelaskannya, saat ini para siswa sedang mengikuti
Penilaian Tengah Semester (PTS), tetapi tetap berusaha keras supaya mendapat
hasil dan nilai yang memuaskan.
Ia mengakui, akan ada sedikit perbedaan pola
pengajaran, karena jika melihat situasi sebelum pandemi, pembelajaran dilakukan
dengan seluruh peserta didik. Tetapi sekarang hanya 50%, karena masih masa
pandemi.
“Semoga dengan sudah ada PTM itu dunia pendidikan
kita lebih baik dan anak-anak tetap semangat dalam belajar, juga untuk
pembentukan karakter, insyaallah lebih bisa diarahkan lagi,†harapnya.
Siswi kelas VIII, Kalista mengutarakan, setelah lama
tidak ada PTM, persiapannya harus lebih matang, agar bisa mengikuti materi yang
disampaikan bapak/ibu guru.
“Persiapannya ya, tugasnya dikerjakan dulu sampai
selesai, nanti kan mau dikumpulin semua tugasnya,†ungkapnya.
Ia mengharapkan agar PTM digelar maksimal, sehingga
lebih memahami materi.
“Terima kasih atas bimbingan para guru selama proses
pembelajaran daring, walaupun tugas saya dikerjakannya sering telat,†ujar dia.
Ia menambahkan, jika pembelajaran daring memiliki
banyak kelemahan, karena banyak teman yang tidak paham dengan materi yang
disampaikan guru. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)