Dwi Pamularsih Membuat Tas Bungkus Minuman Sachet dengan Tema Kemerdekaan

Rabu, 18 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 1.353 kali IKM UKM UMKM
Dwi Pamularsih Membuat Tas Bungkus Minuman Sachet dengan Tema Kemerdekaan
Batang Seorang perajin limbah plastik Dwi Pamularsih (45) warga Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Yang berprofesi guru Taman Kanak (TK) mempunyai keahlian menyulap bungkus minuman sachet menjadi kerajinan bernilai ekonomis.

Batang Seorang perajin limbah plastik Dwi Pamularsih (45) warga Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Yang berprofesi guru Taman Kanak (TK) mempunyai keahlian menyulap bungkus minuman sachet menjadi kerajinan bernilai ekonomis.

Dalam Peringatan Ulang Tahun Ke-76 Republik Indonesia ini membuat kerajinan tas dengan bungkus minuman sachet berwarna merah dan putih seperti bendera sang saka Merah Putih yang merupakan identitas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Masa Pandemi COVID-19 penjualan kerajinan tas saya menurun yang awalnya sebulan bisa terjual 5 sampai 10 kerajinan tas tetapi masa pandemi ini sepi sebulan hanya 3 saja yang pesan. Karena itu memasuki bulan Agustus ini yang bertepatan Ulang Tahun Republik Indonesia saya terinspirasi untuk membuat kerajinan tas yang berwarna merah dan putih untuk memeriahkan bulan kemerdekaan,” katanya saat ditemui di Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Selasa (17/8/2021).

Apalagi, Lanjut dia, stok sampah bungkus minuman sachet yang berwarna merah dan putih banyak, akhirnya saya buat disela kesibukan saya menjadi guru. Pembuatannya saya kerjakan saat saya pulang bekerja atau jika waktu luang saja.

Alhamdulillah, banyak teman-teman yang minat dan ingin beli kerajinan tas milik saya untuk pernak-pernik kemerdekaan bulan ini. Kata mereka ini kerajinan yang unik yang masih memperhatikan pola desain yang rapi. Mungkin banyak yang membuat seperti ini tapi yang menyesuaikan pola desain cuma sedikit.

“Untuk harga kerajinan tas bungkus minuman sachet yang warna merah dijual dengan harga Rp500.000,00 sedangkan yang warna putih karena kecil dijual sekitar Rp250.000,00. Penjualan kerajinan tas paling jauh di Kota Solo, karena waktu itu teman saya SMA minat dengan kerajinan yang saya buat,” jelasnya.

Pembuatan sebetulnya mudah dengan cara mengumpulkan bungkus minuman sachet kemudian dibersihkan menggunakan air setelah itu dikeringkan dahulu. Baru bungkusnya kita anyam dibentuk sesuai keinginan kita diperlukan kreativitas yang tinggi serta telaten saja untuk menyelesaikannya. Pembuatan satu kerajinan tas bungkus minumas sachet memerlukan sampah 50 bungkus minuman sachet jadi lumayan mengurangi limbah plastik yang sekarang semakin banyak.

“Selain itu saya juga bisa membuat kerajinan lain dari limbah seperti kain sisa perca dibuat pakaian dan tali yang tidak terpakai bisa jadi dompet bahkan tas juga. Limbah sampah yang saya gunakan untuk membuat kerajinan ini gratis diberikan oleh para pedagang warung jadi dapat memangkas modal yang saya keluarkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 110
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 141
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 154
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 95
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 58
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 78