Generasi Milenial Dituntut Kuasai 4 Pilar Digital

Senin, 02 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 907 kali Teknologi
Generasi Milenial Dituntut Kuasai 4 Pilar Digital
Batang - Kemajuan teknologi era 4.0 dan pandemi yang belum usai dapat dipastikan semua aktivitas generasi milenial berkutat pada media online. Sehingga Kementerian Kominfo RI melalui kegiatan Gerakan Nasional Literasi Digital, menuntut agar kaum milenial piawai menguasai 4 pilar utama dalam dunia digital.

Batang - Kemajuan teknologi era 4.0 dan pandemi yang belum usai dapat dipastikan semua aktivitas generasi milenial berkutat pada media online. Sehingga Kementerian Kominfo RI melalui kegiatan Gerakan Nasional Literasi Digital, menuntut agar kaum milenial piawai menguasai 4 pilar utama dalam dunia digital.

Kegiatan webinar literasi digelar di seluruh nusantara sejak bulan Juni - Desember 2021. Dan untuk Kabupaten Batang dalam sepekan, kegiatan tersebut dilaksanakan tiap hari Senin dan Rabu. Dalam satu bulan diberikan kesempatan untuk memberikan 9 event yang dapat diikuti oleh seluruh kalangan.

“Pengetahuan dan wawasan digital ini penting untuk masyarakat Batang. Masyarakat diupayakan mampu menguasai 4 pilar digital yakni mengetahui metode pembuatan konten-konten sesuai asas Pancasila, memiliki kecakapan menggunakan teknologi, mampu memanfaatkan media sosial dengan etika yang baik dan memahami keamanan saat berada di media sosial,” kata Koordinator Daerah Batang Webinar Literasi, Eva Rofiqoh, saat dihubungi melalui WhattsApp, Senin (2/8/2021).

Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Batang, karena memberikan dukungan penuh terhadap program nasional tersebut.

“Alhamdulillah Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono berkenan untuk menjadi narasumber utama dalam waktu dekat,” jelasnya.

Dijelaskannya, program Literasi Digital dapat dijangkau oleh seluruh kalangan atas, menengah maupun bawah di Kabupaten Batang.

“Di kalangan bawah, kami sudah merambah hingga ke kancah desa karena sudah menjalin komunikasi dengan Dispermades, Dinas Sosial, Disperpuska dan Disparpora. Sambutan mereka sangat baik dan turut serta mendukung kegiatan yang luar biasa ini,” tegasnya.

Ditemui secara terpisah, Wakil Bupati Batang Suyono menanggapi positif kegiatan literasi digital. Masyarakat di era 4.0 harus mampu menyesuaikan diri dengan teknologi yang makin maju.

“Sebagian masyarakat masih ada yang sulit beradaptasi dengan teknologi digital, karena sumber daya manusia (SDM) yang belum bisa maju secara maksimal,” ujar dia.

Ia menegaskan, indeks prestasi di Kabupaten Batang masih didominasi lulusan SMP. Namun Pemkab Batang berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkannya, dengan mengarahkan anak usia sekolah agar menyelesaikan pendidikannya hingga tingkat SMA.

“SDM itulah yang harus kita menangkan, siapa yang memenangkan, ya siapa saja yang mau,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 9
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 89
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 93
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 49
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 8
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 11