Batang - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memberikan Penghargaan Kabupaten/Kota Menuju Layak Anak (KLA) 2021 dan berbagai penghargaan yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak, serta penghargaan pada kader yang berprestasi dalam menyuarakan hak anak.
Batang - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak (KemenPPPA) memberikan Penghargaan Kabupaten/Kota Menuju
Layak Anak (KLA) 2021 dan berbagai penghargaan yang mendukung pemenuhan hak dan
perlindungan anak, serta penghargaan pada kader yang berprestasi dalam
menyuarakan hak anak.
Penghargaan dilakukan secara virtual dalam webinar “Penghargaan
Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA)â€. Acara dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan
YouTube live streaming.
Penghargaan tersebut diberikan kepada 275 Kota/Kabupaten
di seluruh Indonesia dengan 24 Indikator dengan proses evaluasi KLA melalui 4
tahap yaitu Penilaian Mandiri, Verivikasi Administrasi, Verivikasi Lapangan dan
Verivikasi Final.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Batang
Suyono, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang)
Ari Yudianto, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Supriyono beserta
jajaranya di Ruang Command Center, Kabupaten Batang, Kamis (29/7/2021).
Menteri PPA Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati
menyampaikan, dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
berkualitas dan berdaya saing, kita semua harus menyatukan kekuatan untuk
memenuhi hak dan melindungi hak anak kita, untuk itu dibentuklah KLA Pada tahun
2021.
“Penghargaan KLA akan diberikan kepada daerah yang
memiliki komitmen tinggi untuk mendukung perlindungan hak dan perlindungan
khusus anak melalui proses evaluasi yang dilakukan tim dari KemenPPPA,â€
jelasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, evaluasi dilakukan
untuk mengukur capaian kinerja pelaksanaan 24 indikator yang pernah ditetapkan,
yang pada akhirnya bermuara pada penghargaan KLA yang terdiri dari 5 peringkat
yaitu Pratama, Madya, Ninya, Utama, dan KLA. Menjadi kebanggaan kita bersama
bahwa pada tahun 2021 perolehan total penghargaan KLA mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2019,
dari 229 menjadi 275 Kabupaten/Kota.
“Dengan bergandengan tangan, bersinergi,
berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan mencitrakan berperilaku yang
positif, sportif. Yakinlah Indonesia akan bangkit menjadi negara yang maju dan
hebat menuju Indonesia layak anak di tahun 2030 dan Indonesia emas tahun 2040,â€
terangnya.
Sementara, Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Batang Supriyono
mengungkapkan, syukur Alhamdulillah bahwa kami bisa mempertahankan pada tingkat
ini.
“Harapan setelah Pratama kan Madya, karena situasi
dan kondisi yang seperti ini Alhamdulillah kami masih bisa mempertahankan
Pratama, mudah-mudahan ditahun-tahun berikutnya bisa mendapatkan predikat
Madya,†ungkapnya.
Kami, Lanjut dia, mengucapkan terima kasih kepada
teman-teman Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pihak-pihak terkait yang
telah membantu melaksanakan (mensukseskan) kegiatan KLA ini. (MC Batang,
Jateng/Abdul/Qorin)