Penjualan Minuman Serbuk Empon-empon Meningkat

Senin, 28 Juni 2021 Jumadi Dibaca 2.159 kali IKM UKM UMKM
Penjualan Minuman Serbuk Empon-empon Meningkat
Batang - Empon-empon nampaknya saat ini tengah naik daun alias laris dipasaran seiring dengan meningkatnya kembali kasus COVID-19 di sejumlah daerah.

Batang - Empon-empon nampaknya saat ini tengah naik daun alias laris dipasaran seiring dengan meningkatnya kembali kasus COVID-19 di sejumlah daerah.

Pasalnya, tak sedikit masyarakat yang percaya bahwa empon-empon serta minuman herbal dari rempah-rempah asli Indonesia memiliki khasiat untuk menangkal virus tersebut.

Para penjual empon-empon pun saat ini tengah sibuk dengan permintaan pasar yang meningkat.

Seperti warga Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Kholid Alfarisi yang sibuk mengirim produk rempah serbuk buatannya ke berbagai daerah.

“Alhamdulillah akhir-akhir ini memang permintaan meningkat bisa dikatakan 100 persen, dari biasanya hanya 5 sampai 10 ini bisa sampai 20an terjual perhari, mungkin karena ini musim pancaroba banyak yang sakit dan masih pandemi jadi orang butuh untuk menjaga imunitasnya, bahkan dokter juga beli produk kami,” kata Kholid Alfarisi saat ditemui di Desa Beji, kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Minggu (27/6/2021).

Dijelaskannya, empon-empon dan berbagai rempah-rempah memang memiliki khasiat untuk menjaga imunitas tubuh, selain itu juga pencegahan kanker, asam lambung, peradangan, dan penyakit kulit.

“Kalau dibilang menangkal Virus Corona saya sendiri kurang begitu paham, tapi memang khasiat utamanya sendiri untuk menjaga imunitas tubuh, selain itu juga banyak khasiat lainnya seperti pencegahan kanker, asam lambung dan sebagainya,” jelasnya.

Terdapat 8 jenis produk rempah yang dibuat oleh laki-laki yang juga bekerja di SMKN Warungasem itu, di antaranya empon-empon, jahe merah, jahe alang-alang, jahe secang, pati urit, temulawak, jahe coklat dan wedang uwuh.

“Kalau yang terbaru itu jahe coklat karena kita juga menyasar kalangan anak muda jadi rasanya dibuat manis tapi juga teras jahenya, tapi kalau yang paling laris untuk saat ini empon-empon,” ungkapnya.

Produk rempah serbuk buatan Kholid ini telah dikirim ke Cirebon, Jakarta, Karawang, Mojokerto, dan wilayah Pekalongan - Batang.

“Rata-rata itu pada reseller jadi produk dijual lagi di daerahnya, untuk mendekati ini akan dibawa ke Mesir karena ada permintaan dari sana,” ujar dia.

Untuk harga sendiri dipatok dari Rp9 Ribu hingga Rp25 Ribu per bungkus sedangkan untuk wedang uwuh kemasan dijual Rp30 Ribu per box.(MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 125
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 149
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 159
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 104
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 65
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 85