Batang - Warga Kabupaten Batang yang mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji di tahun 2021 mengalami penurunan, karena melihat kondisi pandemi yang belum usai. Di sisi lain, mereka harus makin bersabar karena masa tunggu keberangkatan ke Tanah Suci kini hingga 29 tahun.
Batang - Warga Kabupaten Batang yang mendaftarkan
diri sebagai calon jamaah haji di tahun 2021 mengalami penurunan, karena
melihat kondisi pandemi yang belum usai. Di sisi lain, mereka harus makin
bersabar karena masa tunggu keberangkatan ke Tanah Suci kini hingga 29 tahun.
“Dimungkinkan, masyarakat yang mendaftar tahun ini
akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2050,†kata Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Batang, M. Aqsho, saat ditemui di kantor Kemenag, Kabupaten
Batang, Jumat (18/6/2021).
Ia menegaskan, sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor
660 Tahun 2021 Tentang Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 1442 Hijriah atau
2021 Masehi, pihak Kantor Kemenag Batang telah berkoordinasi dengan Kelompok
Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan Kantor Urusan Agama (KUA).
“Secara umum calon jamaah haji Batang menerima
pembatalan tersebut, untuk mempertimbangkan hifdzun
nafs (menjaga jiwa) karena Covid-19 masih merajalela, sehingga patut
mewaspadai. Semoga tahun depan calon jamaah haji Kabupaten Batang bisa
berangkat,†jelasnya.
Dijelaskannya, sebanyak 717 calon jamaah haji Batang
tertunda keberangkatannya ke Mekkah, akan diutamakan untuk berangkat di tahun
2022, asalkan dana ibadah haji tidak diambil.
“Kami memberikan kesempatan bagi mereka yang mau
mengambil, tapi sampai detik ini tidak ada. Semuanya diinvestasikan untuk haji,
supaya tidak terganggu dan mereka tetap menunggu hingga 2022 agar
diberangkatkan,†terangnya.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Luthfi
Hakim menerangkan, diperkirakan tahun ini jumlah calon jamaah haji Kabupaten
Batang yang mendaftar mengalami penurunan.
“Ada penurunan jumlah pendaftar di masa pandemi.
Biasanya calon jamaah haji itu, melihat siklus pemberangkatan jamaah haji
reguler, kalau ada pemberangkatan semangat untuk mendaftar pasti tinggi,â€
ungkapnya.
Ia menerangkan, tahun 2020 jumlah pendaftar calon
jamaah haji mencapai 1.541 orang, tiap harinya ada 30 orang yang mendaftar
langsung ke kantor.
Berdasarkan data terbaru, rekap pendaftaran haji
tahun 2021, bulan Januari 109, Februari 82, Maret 113, April 103 dan Mei 93
orang, dan tiap harinya hanya 3-8 pendaftar.
“Kami hanya melayani calon jamaah haji yang akan
melakukan pendaftaran haji. Untuk minat warga kami tidak begitu memahami, namun
intinya jumlah pendaftar memang ada penurunan,†ujar dia. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)