Perempuan Produktif, Piawai Memanfaatkan Teknologi Digital

Kamis, 27 Mei 2021 Jumadi Dibaca 813 kali Teknologi
Perempuan Produktif, Piawai Memanfaatkan Teknologi Digital
Batang - Era industri 4.0 erat kaitannya dengan teknologi digital yang menuntut kepiawaian kaum perempuan produktif untuk mengoperasikan gawai dalam kegiatan perekonomian.

Batang - Era industri 4.0 erat kaitannya dengan teknologi digital yang menuntut kepiawaian kaum perempuan produktif untuk mengoperasikan gawai dalam kegiatan perekonomian.

Untuk menunjang kemampuan kaum ibu di bidang tata boga, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang dan Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah menggelar Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP), dengan memgundang produsen tepung terigu Rose Brand dan Kepala Komunikasi Google Gapura Digital.

“Kaum ibu di sini sudah punya usaha di bidang kuliner khususnya produsen tempe. Dengan kami menambah satu keterampilan membuat kue, nanti bisa dikembangkan lebih optimal, untuk menambah pendapatan keluarga,” kata Kepala Seksi Perlindungan Perempuan, Dinas Perempuan dan Anak, Provinsi Jawa Tengah, Asteria Dewi di Balai Desa Lebo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (27/5/2021).

Terkait pemanfaatan teknologi digital, dia mendukung agar kaum perempuan harus memiliki kreativitas dalam memasarkan produk olahannya. Di masa pandemi Covid-19 tidak harus membuka lapak dagangan secara konvensional.

“Sekarang ini kalau membuka lapak itu kan butuh biaya yang tidak sedikit. Nah kalau zaman serba digital, pemasaran online sangat dibutuhkan, apalagi yang punya anak remaja, bisa membantu orang tua memasarkan produk kulinernya,” jelasnya.

Ia mengimbau, perempuan yang memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produknya akan selangkah lebih maju dalam dunia bisnis di era industri 4.0.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), DP3AP2KB Batang Esti Herlina mengatakan, pertemuan ini sangat bermanfaat bagi kaum perempuan, karena pelatihan yang didapat semakin memaksimalkan kompetensi yang telah dimiliki sebelumnya.

“Bulan depan akan ada kunjungan dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, itu bisa dimanfaatkan untuk berdialog langsung tentang permasalahan perempuan dan dunia bisnis di era digital,” katanya.

Kepala Komunikasi dari Google Gapura Digital, Fery Setyawan mengutarakan, pemasaran secara online tentu akan lebih efisien, terbukti selama pandemi target yang diharapkan Kementerian Kominfo RI, ternyata telah tercapai hanya dalam waktu satu tahun.

“Di masa pandemi para pelaku usaha yang semula bergerak secara konvensional, sekarang mau tidak mau harus menyesuaikan diri dengan pemasaran online,” terangnya.

Tantangan yang sering dihadapi pelaku UMKM di masa pandemi, lebih cenderung pada persaingan yang cukup ketat.

“Persaingan justru dari dalam negeri, karena banyaknya karyawan yang dirumahkan atau mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), mayoritas beralih sebagai pelaku UMKM, otomatis persaingan semakin ketat,” ungkapnya.

Ia menyarankan, untuk memenangkan persaingan di era digital, kaum perempuan harus berkolaborasi dengan berbagai kelompok usaha lain.

“Membangun usaha bersama jauh lebih efektif. Saya yakin dalam satu kelompok hanya  orang-orang tertentu yang menguasai teknologi pemasaran, sedangkan lainnya khusus di bidang produksi,” ujar dia.

Salah satu peserta pelatihan, Siti Fadilah mengungkapkan, pelatihan pemasaran online sangat berguna untuk meningkatkan pendapatan, karena saat ini sedang mengembangkan bisnis menggunakan teknologi digital.

“Saya jualan pakaian gamis secara online. Dan Alhamdulillah kemarin sudah coba produksi makanan kecil mi goreng yang dijual secara online ternyata lumayan laku,” ungkapnya.

Ia mendukung pelatihan pembuatan makanan kecil seperti kue onde-onde dan bikang, sehingga dapat menambah ilmu di bidang kuliner.

“Nanti bisa dipraktikkan, mungkin bisa membuat olahan menu makanan kecil lainnya yang diminati anak-anak,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 50
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 108
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 24