Taubatnya Bang Napi ke Jalan Illahi

Jumat, 07 Mei 2021 Jumadi Dibaca 1.536 kali Kegiatan Keagamaan
Taubatnya Bang Napi ke Jalan Illahi
Batang - Didasari besarnya rasa penyesalan karena telah dua kali masuk jeruji, Abdul Hakim salah seorang narapidana narkoba, memilih hijrah dari dunia kelam menuju jalan Allah dengan taubatan nasuha.

Batang - Didasari besarnya rasa penyesalan karena telah dua kali masuk jeruji, Abdul Hakim salah seorang narapidana narkoba, memilih hijrah dari dunia kelam menuju jalan Allah dengan taubatan nasuha.

Menekuni ajaran agama Islam mulai dari tata cara salat sesuai tuntunan Rasulullah hingga mempelajari ayat demi ayat dalam kitab suci Alquran, hingga membuatnya mampu menghafal.

Saat ditemui mengikuti tadarus Alquran bersama 74 rekan WBP lainnya, Panjer sapaan akrabnya, mengisahkan perjalanan hidupnya hingga menemukan pintu hidayah di Rutan Kelas IIB, Kabupaten Batang, Kamis (6/5/2021).

Pria 31 tahun yang pernah berprofesi sebagai seniman tato, mengutarakan alasan terbesarnya bertaubat.

“Sekarang yang menghukum manusia saja begini rasanya, apalagi nanti kalau yang menghukum malaikat. Orang tua sempat menangis, ya saya merasa kasihan kalau nakal terus, istri juga sudah pergi ga tahu kabarnya,” ungkapnya.

Maka menjadi santri Pondok Pesantren Darut Taubah menjadi pilihan terbaik baginya.

Dirinya pernah belajar membaca huruf hijaiyah saat kecil, namun tidak begitu ditekuninya. Dan saat dalam Rutan ini ia meneruskan belajar Alquran, mulai serius mengikuti program santri.

“Ternyata bukan hanya ngaji Alquran saja, tapi bersama para Kyai dan Ustaz belajar tentang tajwid, menghafalkan hadist-hadist nabi, tausiah biar bisa mengisi kultum, majelis taklim,” jelasnya.

Pelajaran yang paling ditekuni beberapa tahun ini adalah menghafal ayat-ayat suci Alquran.

“Waktu yang paling baik buat menghafal ayat adalah setelah salat subuh, karena banyak orang yang tidur, jadi ga ada yang mengganggu,” tuturnya.

Ia juga sempat mengungkapkan kerinduan kepada orang tuanya, yang di masa pandemi Covid-19 ini tidak bisa bertemu karena ada kebijakan menghindari kerumunan.

“Bisanya ya cuma telepon minta doa sama orang tua, biar dimudahkan semua urusannya,” imbuhnya.

Ia mengaku, sampai detik ini orang tuanya belum mengetahui bahwa dirinya sudah bertaubat dan dapat menghafal Alquran.

Ia mengingat betul pesan dari orang tuanya, demi masa depan yang baik, tidak perlu bermain-main dengan penyalahgunaan narkoba.

“Dulu setiap hari saya narkoba, tidak pernah lepas. Dulu waktu jadi pengedar kalau beli itu banyak sampai berkaleng-kaleng, belinya dua kaleng harganya Rp800 ribu,” bebernya.

Pria yang akrab disapa Panjer ini mengharapkan, jika diberikan kesempatan ingin memperdalam ilmu agama di dalam Rutan Batang.

“Dulu masuk Rutan yang pertama empat tahun. Yang kedua ini enam tahun, masih harus tiga tahun lagi. Kalau main narkoba lagi nanti hukumannya berapa tahun lagi, makanya saya taubat,” ujar dia.

Baginya kebebasan adalah hal terpenting dalam kehidupan sebagai manusia seutuhnya. Pasti semua orang tidak mau dipenjara, cuma mau tidak mau ya harus dijalani. Kalau menjalaninya dengan perasaan negatif, nanti malah bikin stres, tapi kalau melakukan hal-hal yang baik kan banyak teman yang baik-baik semua.

Ia berpesan kepada para pemakai narkoba, berhentilah menyalahgunakan obat-obatan terlarang.

“Kalau ditangkap polisi itu belum apa-apa, tapi kalau yang nangkap malaikat, sudah ga bisa apa-apa lagi. Taubatlah mulai dari sekarang, sebelum dapat murka dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tegasnya.

Kepala Rutan Batang, Rindra Wardhana menerangkan, kehidupan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selalu dalam pantauan, baik peningkatan atau penurunan.

Terutama pada WBP yang telah lama berada di dalam Rutan, jika ada peningkatan, tentu sesuai harapan.

“Setiap orang yang masuk harus ada perubahan ke arah lebih baik. Jangan sampai berhenti di satu titik saja,” harapnya.

Salah satu WBP yang menjadi perhatian, seluruh masyarakat Rutan Batang adalah Panjer mengalami banyak peningkatan, khususnya di bidang keagamaan.

“Dia bisa mengaktualisasikan dan mengembangkan potensi dirinya. Buktinya ada kemauan kuat dalam dirinya, untuk berubah lebih baik,” jelasnya.

Ia mengharapkan, semangat yang dimilikinya pun sama besarnya nanti dengan WBP lain.

“Teman-teman WBP yang punya kemampuan dan bakat terpendam, kami dukung. Panjer ini, selain punya kemampuan untuk hafalan Alquran, sebenarnya dia ahli melukis. Maka kami memfasilitasi keahlian yang dimiliki agar ketika bebas, bakatnya tidak hilang,” terangnya.

Sebelum ada pandemi, memang pihaknya mengundang ustaz baik dari Kemenag Batang maupun Pesantren Al Ikhsan Darut Taubah, untuk bersama-sama ikut melakukan pembinaan dalam Rutan.

“Namun karena pandemi, kami saat ini mengoptimalkan kemampuan para santri Darut Taubah untuk membagikan ilmu yang telah didapat dari para kyai dan ustaz,” pungkasnya.

Selama Ramadan, kegiatan keagamaan 75 santri Darut Taubah tetap berjalan dengan protokol kesehatan seperti mengaji dan salat tarawih di ruang masing-masing. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 75
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 135
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 85
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 58
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 101
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 140