Batang Kepala Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Batang Endang Mandarati mengatakan, ini merupakan hari ketiga kami menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah toko baik minimarket maupun pasar.
Batang Kepala Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan
Dinas Kesehatan Batang Endang Mandarati mengatakan, ini merupakan hari ketiga
kami menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah toko baik minimarket
maupun pasar.
Tujuannya agar obat dan makanan yang beredar di
Kabupaten Batang terjamin mutunya, aman dikonsumsi, serta tidak akan
menimbulkan dampak negatif ke konsumen
“Hari ini kita menemui beberapa penjual di pasar yang
menjual produk bleng yaitu campuran
garam mineral konsentrasi tinggi yang dipakai dalam pembuatan beberapa makanan
tradisional, seperti karak dan gendar,†katanya usai menggelar sidak di Pasar
Tradisional Batang, Kabupaten Batang, Jumat (30/4/2021).
Kalau secara kefarmasian, Lanjut dia, bahan tersebut
dibilang ada boraksnya, jadi sementara kita meyuruh mereka untuk tidak
menjualnya.
“Dampak dari menggunakan bahan pangan seperti kimia yang
tidak diperbolehkan adalah sangat berdampak pada tubuh, mungkin tidak secara
langsung akan tetapi dapat berefek dikemudian hari sperti menyebabkan kanker,â€
terangnya.
Dalam sampel laborat yang kita ambil adalah mie
basah, kolang kaling, tahu putih, tahu kuning, tahu coklat, dan kerupuk gendar.
“Alhamdulillah untuk tahu, kerupuk gendar, mie basah
dan kolang-kaling tidak ada boraks sama formalinnya. Berarti bahan-bahan yang diambil
sampel tersebut aman dikonsumsi oleh konsumen,†ujar dia.
Sedangkan pemeriksaan di minimarket, ditemukan beberapa
produk yang hampir kadaluarsa. Dan tim juga menemukan produk yang kemasannya
sudah tidak layak.
“Produk agar dikembalikan ke tokonya untuk segera
diretur dan kami sudah menerima buktinya karena langsung ditindaklanjuti,†tegasnya.
Ia menegaskan di hari ketiga ini, tim kembali
melakukan pemeriksaan serupa, dan hasilnya semua negatif. Demikian pula dengan
produk-produk di minimarket ditemukan pula beberapa yang kemasannya kurang
layak.
“Kami hanya menyampaikan pembinaan, bukan penyitaan.
Penjual sesegera mungkin mengembalikan barang yang tidak layak itu kepada
produsen,†pungkasnya.
Ia berharap, monitoring pasar berikutnya pedagang
sudah tidak memasarkan atau menjual bahan berbahaya seperti boraks dan
formalin. meyediakan makanan yang sehat dan alami tanpa bahan berbahaya untuk
dikonsumsi masyarakat Batang (MC Batang, Jateng/Jumadi)