Batang - Ada yang tak biasa dari penampilan pedagang di Pasar Batang. Para pedagang yang biasanya tampil sederhana, kini terlihat lebih rapi dan unik dengan menggunakan pakaian adat. Bahkan ada beberapa diantaranya yang bersolek meski biasanya tidak pernah menyempatkan diri untuk berdandan.
Batang - Ada yang tak biasa dari penampilan pedagang
di Pasar Batang. Para pedagang yang biasanya tampil sederhana, kini terlihat
lebih rapi dan unik dengan menggunakan pakaian adat. Bahkan ada beberapa
diantaranya yang bersolek meski biasanya tidak pernah menyempatkan diri untuk
berdandan.
Rupa-rupanya, ratusan pedagang di Pasar Batang ini
sengaja berdandan dengan menggunakan pakaian adat. Bagi pedagang laki-laki
mengunakan pakaian adat Batang, sementara untuk pedagang perempuan menggunakan
kebaya kombinasi. Hal ini dilakukan mereka sebagai wujud rasa syukur turut
berpartisipasi dalam Memperingati HUT Batang ke-55 Tahun.
Ketua Paguyuban Pasar Batang, Anwar menjelaskan, hal
ini memang menjadi instruksi dari Disperidagkop dan UKM Batang. Meski begitu
para pedagang pasar sangat antusias lantaran, hal ini dirayakan setahun sekali
untuk Memperingati HUT Batang.
“Alhamdulillah para pedagang di Pasar Batang sangat
antusias. Mereka bahkan ada yang rela dandan dari pagi buat persiapan HUT kali
ini. Semoga ke depannya, Batang semakin maju dan ekonomi Batang semakin
meningkat, dan makin banyak masyarakat yang lebih percaya dan membeli
produk-produk dari pedagang lokal,†katanya saat ditemui di Pasar Tradisional,
Kabupaten Batang, Kamis (8/4/2021).
Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Batang,
Subiyanto menjelaskan, hal ini dilakukan sebagai partisipasi pedagang dalam
memeriahkan HUT Batang. Selain pedagang pasar di seluruh Kabupaten Batang,
instruksi ini juga dilakukan oleh pedagang yang ada di shelter UMKM di
alun-alun Batang.
“Memang ini instruksi dari kami, tapi sebelumnya
kami juga sudah berembug dengan perwakilan pedagang dan mendapatkan respon positif.
Hal ini tentunya bisa jadi partisipasi kami merayakan HUT Batang dan juga dalam
nguri-nguri pakaian adat Batang,†ujar dianya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)