KIM Desa Diminta Untuk Bijak Menggunakan Medsos

Senin, 15 Maret 2021 Jumadi Dibaca 682 kali Teknologi
KIM Desa Diminta Untuk Bijak Menggunakan Medsos
Batang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah melakukan evaluasi dan pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Pendopo Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (15/3/2021).

Batang -  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah melakukan evaluasi dan pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Pendopo Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (15/3/2021).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Provinsi Jawa Tengah Agung Kristiyanto mengatakan, KIM adalah untuk masyarakat kembali ke masyarakat, sehingga tujuannya adalah sebagai kerjasama sosial grup untuk ikut mengendalikan berita-berita negatif.

“Mereka juga sebagai agen perubahan didalam masyarakat tersebut. Setidaknya KIM dapat mengendalikan akun-akun anggota dalam menggunakan media sosial (medsos). Jangan sampai menyebarkan berita-berita tanpa disaring terlebih dahulu,” jelasnya.

Diharapkan, KIM itu adalah kerjasama dari pemerintah atau masyarakat turut serta untuk berperan didalam memberikan informasi yang baik dan benar. Sehingga masyarakat itu harus diberikan edukasi bagaimana bijak dalam menggunakan media sosial.

“ketika kita memberikan informasi, jangan langsung disebarluaskan, akan tetapi harung saring dahulu dan konfirmasi apakah berita tersebut benar atau tidak. Jika berita tersebut positif dan benar tidak masalah, tetapi jika berita tidak benar jangan disebarluaskan,” tandasnya.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini KIM dapat berkembang dan bertambah didalam masyarakat sebagai suatu wadah berinteraksi mudah memberikan informasi dengan tujuan yang baik dan benar.

Sementara itu Kepala Diskominfo Batang Triossy Juniarto menyampaikan, kegiatan ini sangat penting untuk diadakan, karena KIM adalah perantara pemerintah untuk masyarakat. Karena melihat perkembangan teknologi yang semakin cepat dan canggih jangan sampai kita terlena.

“Tugas KIM adalah memberikan informasi yang baik dan benar, sehingga jangan sampai menyebarkan berita-berita yang negatif. Saring terlebih dahulu sebelum menyebarluaskan,” tegasnya.

Jangan sampai, Lanjut dia, berita yang sudah diketahui tidak benar atau hoax beredar kemana-mana. Saring dahulu, jika sudah benar baru disebarluaskan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang  IKP Diskominfo Batang, Puji Setyowati mengatakan, bahwa pembentukan KIM bertujuan untuk menyampaikan informasi melalui diskusi antar anggota kepada publik atau masyarakat.

“Tujuan KIM adalah, agar publik bisa mendapatkan akses informasi melalui medsos  bisa dari facebook atau instagram yang dikelola oleh anggota KIM melalui diskusi dan tukar informasi antar anggota yang berperan aktif,” ujar dia.

 Ia berharap, berharap, para anggota dapat kembali dibentuk untuk bisa berperan aktif berdiskusi dan memahami informasi melalui media untuk menciptakan kerjasama antar masyarakat dan pemerintah. (MC Batang, Jateng/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 63
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 115
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 66
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 30
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 34