Branding Batang, Diskominfo Upayakan Pengembangan KIM

Kamis, 18 Februari 2021 Jumadi Dibaca 930 kali Teknologi
Branding Batang, Diskominfo Upayakan Pengembangan KIM
Batang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang bekerjasama dengan para Sekretaris Kecamatan (Sekcam) se-Kabupaten Batang, melakukan rapat koordinasi terkait pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Ruang Analitik Diskominfo Kabupaten Batang, Kamis (18/2/2021).

Batang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang bekerjasama dengan para Sekretaris Kecamatan (Sekcam) se-Kabupaten Batang, melakukan rapat koordinasi terkait pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Ruang Analitik Diskominfo Kabupaten Batang, Kamis (18/2/2021).

KIM dibentuk oleh, dari, dan untuk masyarakat yang secara mandiri dan kreatif mengelola informasi untuk pemberdayaan masyarakat. Informasi yang disebarluaskan merupakan informasi positif yang bisa mem-branding Kabupaten Batang agar dikenal oleh kalangan luas.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Batang Puji Setiyowati mengatakan, KIM di wilayah Kabupaten Batang sudah dibentuk sejak lama, akan tetapi fungsinya belum maksimal. Oleh karena itu, Diskominfo Kabupaten Batang berupaya memaksimalkan fungsi KIM dengan melakukan sosialisasi di masing-masing desa.

“Intinya butuh untuk pengembangan KIM, karena saat ini jumlahnya masih 41 desa. Untuk mewujudkan hal ini, butuh koordinasi yang lebih intensif, sehingga diadakan forum ini agar memudahkan koordinasi antara pihak Diskominfo dan kecamatan yang memiliki ruang lingkup pembinaan ke desa/kelurahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari total 15 kecamatan se-Kabupaten Batang rencananya akan dilakukan sosialisasi keliling, dimana per-kecamatan akan dipilih lima desa sebagai perwakilan KIM.

“Sosialisasi ini rencananya akan dimulai pada 1-15 Maret 2021 dengan jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya, dengan protokol kesehatan yang ketat,” terangnya.

Puji berharap, program ini dapat berjalan dengan lancar dan KIM bisa memberikan informasi kepada masyarakat secara mudah dan terbuka.

“Semoga kedepannya, KIM yang sudah terbentuk di tiap-tiap desa ini bisa saling berkompetisi dalam hal penyebarluasan informasi, sehingga Kabupaten Batang semakin maju,” pintanya.

Sementara, Perwakilan Kecamatan Reban Sucipto menyampaikan, beberapa desa di Kecamatan Reban untuk sementara ini masih terkendala jaringan, sehingga dikhawatirkan nantinya fungsi KIM di desa tersebut kurang maksimal.

“Sebagai contoh di Desa Ngadirejo jaringan internet masih kurang stabil, diharapkan peran Diskominfo Batang juga turut membantu sarana dan prasarana yang ada, seperti pemasangan jaringan internet agar kendala seperti ini dapat teratasi,” ujar dia.

KIM merupakan organisasi berbadan hukum yang dibentuk berdasarkan Permenkominfo No.08/PER/M.KOMINFO/6/2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Komunikasi dan Informatika di Kabupaten/Kota. (MC Batang, Jateng/Siska/Ardhy)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 62
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 115
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 65
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 28
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 34