Ketiga Kalinya, Pemkab Batang Maju 10 Besar Penilaian PPD Jateng

Jumat, 12 Februari 2021 Jumadi Dibaca 886 kali Pemerintahan
Ketiga Kalinya, Pemkab Batang Maju 10 Besar Penilaian PPD Jateng
Batang Membawa program inovasi unggulan “Bu Camad Tamasya” (Budidaya Cacing, Madu, Pembuatan Cuci Tangan, Masker dan Tanam Sayuran), Pemerintah Kabupaten Batang maju sebagai nominasi 10 besar penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021 tingkat provinsi Jawa Tengah.

Batang Membawa program inovasi unggulan “Bu Camad Tamasya” (Budidaya Cacing, Madu, Pembuatan Cuci Tangan, Masker dan Tanam Sayuran), Pemerintah Kabupaten Batang maju sebagai nominasi 10 besar penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021 tingkat provinsi Jawa Tengah.

Bu Camad Tamasya merupakan program pemberian hibah kepada 4.031 Rukun Tetangga (RT) dalam rangka pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Wilayah Kabupaten Batang.

Penilaian Tahap II PPD Tahun 2021 untuk Kabupaten Batang dilakukan secara daring oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Provinsi Jawa Tengah di Aula Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Kamis (11/2/2021).

Penghargaan Pembangunan Daerah merupakan acara tahunan yang dilakukan oleh Bappenas, di seluruh provinsi se-Indonesia.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kabupaten Batang Ari Yudianto mengatakan, tahun ini merupakan tahun ketiga Pemkab Batang masuk nominasi 10 besar PPD tingkat Jawa Tengah.

“Nantinya, dari 10 besar ini akan diseleksi kembali, dan tiap kota/kabupaten masing-masing diambil satu perwakilan untuk maju ke tingkat nasional,” katanya.

Ia juga menjelaskan, adanya pandemi COVID-19 dinilai cukup berdampak pada program perencanaan yang telah disusun pada tahun sebelumnya, sehingga Pemerintah Daerah harus kembali memutar otak agar bisa memaksimalkan kinerjanya untuk tetap membuat masyarakat sejahtera.

“Diharapkan pandemi COVID-19 segera berakhir, sehingga perencanaan kita bisa berjalan dengan baik sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah disusun sebelumnya,” harapnya.

Sementara, Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, melalui penilaian PPD ini, nantinya dapat memberikan gambaran kabupaten yang terbuka dan transparan dalam sisi pembangunan yang seutuhnya di wilayah Kabupaten Batang.

“Dengan dihadirkannya semua stakeholder terkait, diharapkan bisa memberikan masukan-masukan kepada jajaran Pemkab Batang terkait kebutuhan masyarakat untuk membangun Kabupaten Batang yang lebih baik,” terangnya.

Ia berharap penilaian PPD tingkat Provinsi Jawa Tengah ini bersifat objektif, karena Kabupaten Batang mempunyai nilai plus tersendiri disbanding dengan daerah lain terkait program inovasi unggulannya.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Batang Suyono, Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Lany Dwi Rejeki, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kepala Bappelitbang, Asisten Setda Batang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah, dan perwakilan dari disabilitas, perguruan tinggi, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta selaku dewan juri atau tim penilai berasal dari tim independen Provinsi Jawa Tengah. (MC Batang, Jateng/Siska/Ardhy)

Berita Lainnya

Serba Serbi Doa Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci Serba Serbi Doa Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci
Serba Serbi Doa Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci
Batang - Untuk menjadi tamu Allah saat ini membutuhkan waktu tunggu hingga belasan bahkan puluhan tahun. Melihat masa tunggu yang luar biasa lama, maka kesempatan emas itu dimanfaatkan para jemaah untuk datang lebih awal, sebelum diterbangkan ke Kota Suci Mekah Al Mukaromah, dengan membawa segudang doa dan harapan.
25 Apr 2026 Jumadi 35
Dipastikan Istithaah, 949 Jemaah Calon Haji Siap ke Baitullah Dipastikan Istithaah, 949 Jemaah Calon Haji Siap ke Baitullah
Dipastikan Istithaah, 949 Jemaah Calon Haji Siap ke Baitullah
Batang - Setelah menanti antara 13 hingga 14 tahun, akhirnya 219 jemaah calon haji kloter 15 resmi menyandang gelar tamu Allah yang diberangkatkan langsung oleh Wakil Bupati Batang Suyono. Namun dari jumlah keseluruhan 951 jemaah calon haji, dua di antaranya dinyatakan tidak istithaah karena sakit, sehingga yang akan diberangkatkan seluruhnya menjadi 949 jemaah secara berurutan setelah dipastikan istithaah atau berkemampuan secara fisik, mental maupun finansial.
25 Apr 2026 Jumadi 16
949 Jemaah Haji Batang Siap Menuju Tanah Suci 949 Jemaah Haji Batang Siap Menuju Tanah Suci
949 Jemaah Haji Batang Siap Menuju Tanah Suci
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang secara resmi melepas pemberangkatan calon jemaah haji Kloter 15 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (2542026). Kloter ini menjadi rombongan pertama dari Kabupaten Batang yang diberangkatkan pada musim haji tahun 2026.
25 Apr 2026 Jumadi 99
300 Kursi Perangkat Desa di Batang Kosong, Dispermades Tunggu Regulasi Pusat untuk Rekrutmen 300 Kursi Perangkat Desa di Batang Kosong, Dispermades Tunggu Regulasi Pusat untuk Rekrutmen
300 Kursi Perangkat Desa di Batang Kosong, Dispermades Tunggu Regulasi Pusat untuk Rekrutmen
Batang Sebanyak 300 posisi perangkat desa di Kabupaten Batang saat ini mengalami kekosongan. Meski draf Peraturan Bupati (Perbup) telah disusun, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) belum dapat membuka proses rekrutmen karena masih menunggu regulasi teknis dari Pemerintah Pusat.
24 Apr 2026 Jumadi 124
Pemkab Batang Siapkan Dracik Kampus Jadi Ikon Baru Kota Pemkab Batang Siapkan Dracik Kampus Jadi Ikon Baru Kota
Pemkab Batang Siapkan Dracik Kampus Jadi Ikon Baru Kota
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang merencanakan pengembangan kawasan Lapangan Dracik Kampus sebagai ikon baru kota yang representatif dan terintegrasi. Program tersebut telah masuk dalam prioritas perencanaan daerah dan akan diawali dengan kajian pada tahun mendatang.
24 Apr 2026 Jumadi 91
Ikuti Ujian Kesetaraan Berbasis Komputer, Bukti Santri Melek Teknologi Ikuti Ujian Kesetaraan Berbasis Komputer, Bukti Santri Melek Teknologi
Ikuti Ujian Kesetaraan Berbasis Komputer, Bukti Santri Melek Teknologi
Batang - Sebanyak 193 santri pondok pesantren mengikuti Ujian Akhir Nasional Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah Tingkat Wushto. Ujian dilaksanakan selama 6 hari dari 20 - 25 April 2026 di 7 ponpes yg tersebar di kabupaten Batang. Ujian menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), sebagai langkah persiapan menuju santri melek teknologi.
24 Apr 2026 Jumadi 102