Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar tatap muka Forkopimda dengan Forkopimcam dan tokoh masyarakat dalam rangka antisipasi kegiatan akhir tahun 2020 dan pencegaham serta penanggulangan Covid-19 di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (7/12/2020).
Batang - Pemerintah
Kabupaten Batang menggelar tatap muka Forkopimda dengan Forkopimcam dan tokoh
masyarakat dalam rangka antisipasi kegiatan akhir tahun 2020 dan pencegaham
serta penanggulangan Covid-19 di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (7/12/2020).
Bupati Batang Wihaji
mengatakan, bahwa antisipasi kegiatan akhir tahun 2020 untuk Muspika dan para Camat
seluruh Kabupaten Batang agar menciptakan suasana kondusif dengan kapolsek,
danramil, dan para kyai.
“Suasana akhir tahun
bisa menjadi potensi sosial di Kabupaten Batang, sampai sekarang masih aman.
Karena itu kita harus mengantisipasi dan mengedukasi masyarakat agar tidak ada peningkatan
yang terpapar Covid-19. Apalagi tentang Covid-19 di Kabupaten Batang, karena
yang terpapar Covid-19 saat ini 1.371 orang, meninggal 69 orang, dan sembuh 989
orang,†jelasnya.
Ia menjelaskan, Perintah
Gubernur Jawa Tengah hari ini untuk menyiapkan tempat isolasi mandiri, saya
putuskan isolasi mandiri dijadikan satu tempat rencananya tempat mess persibat
tapi masih dalam pertimbangan, karena kadang orang yang sedang di isolasi
kebanyakan berbaring takutnya nambah stres pikirannya.
“Terpenting bantu saya
untuk membantu mengantisipasi kegiatan akhir tahun dalam pencegahan penyebaran
Covid-19, pesan saya jangan takut dengan Covid-19 tapi jangan menyepelekannya,â€
ungkapnya.
Sementara, Ketua Dewan
Perwakilan Daerah Kabupaten Batang Maulana Yusuf mengatakan, bahwa saat ini
kita harus bersinergi bersama untuk mengawal kebijakan agar berjalan dengan
lancar untuk itu Pemerintah Daerah tidak bisa sendirian kita semua harus
merasakan situasi kebatinan yang sama.
“Kabupaten Batang agar menjadi episentrum karena
perkembangan Covid-19, jangan sampai kita menjadi sorotan di Jawa Tengah karena
sudah menjadi perhatian dari yang terpapar Covid-19 hampir sama dengan DKI
Jakarta,†tandasnya.
Saat ini harus
bergotong royong bersama untuk mengingatkan kembali untuk pencegahan penyebaran
Covid-19. Disetiap akhir tahun di desa-desa pasti mengadakan banyak sekali
kegiatan seperti hiburan orkes harus diantisipasi.
Diharapkan, kegiatan
akhir tahun di desa-desa kita imbau bersama untuk mengisi dengan hal-hal
sifatnya doa bersama tetapi secara virtual yang tetap sesuai protokol
kesehatan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)