Bupati Batang bersama Forkopimda menyaksikan foto foto para Pahlawan Revolusi
Pemerintah Kabupaten Batang melaksanakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 oktober. Bupati Batang Wihaji menjadi Inspektur Upacara dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila yang belangsung di halaman kantor Bupati Batang senin 2/10.
Dalam upacara Bupati Batang Wihaji selaku inpektur membacakan teks Pancasila, adapun yang membaca Undang-Undang Dasar 1945 dibacakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Suprapto dan yang membacakan ikrar Pancasila Ketua DPRD Batang Imam Teguh Raharjo.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila tingkat kabupaten Batang diikuti oleh Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)di lingkungan pemkab Batang, adapun peserta upacara diikuti oleh Kodim 0736 Batang, Posmat Angkatan Laut Batang, Polres Batang, Dishub Batang, Satpol PP, Linmas, Korpri, Pemuda Pancasila, FKPPI, Banser dan pelajar.
Setelah selesai upacara Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Batang Suyono dan Forkopimda menyaksikan atau melihat foto-foto para pahlawan yang terpampang di halaman pendopo.
Pada kesempatan tersebut Bupati Batang Wihaji saat diwawancarai mengatakan dengan hari kesaktian pancasila ini mengingkatkan kepada kita selaku warga negara Indonesia, kita jangan lupakan terhadap sejarah.
Beliau mengatakan kita ini ada karena berkat beliau-beliau para pahlawan yang telah berkorban untuk bangsa dan negara. Hal ini tentu kita mengingat yang pertama bersyukur, kedua mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya yakni dengan empat pilar yakni, pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesaturan Republik Indonesia. Khusus Kesaktian Pancasila ini penting karena ini merupakan ideologi negara kita.
Hari ini tentu kita tidak sadar mungkin ada beberapa gerakan atau pikiran yang mencoba merongrong ideologi pancasila. Maka kami menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten batang tetap waspada. Hal ini menjadi pembelajaran kita sekaligus mengingat dan bersyukur bahwa beliau-beliau para pahlawan ini yang berkorban untuk bangsa dan negara tandas Wihaji.
Kami selalu menghimbau kepada seluruh warga Batang tetap jaga persatuan dan kesatuan, guyup rukun dan tetap maturnuwun karo pahlawan (terimakasih) tanpa mereka kita ini tidak ada, dan kita jangan mudah terprovokasi ujar Bupati Batang Wihaji. (Iwan/McBatang)
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.