Cintai NKRI Tanpa Basa Basi

Senin, 02 Oktober 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 615 kali Sosial
Cintai NKRI Tanpa Basa Basi
Para santri pun tidak ketinggalan ikut Nobar Film G 30 S/ PKI untuk mengetahui sejarah kelam di tahun 1965 dan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali bertempat di Lapangan Tazakka Sidayu Bandar, Sabtu malam (30/9).
Nonton bareng film G30S/PKI pecahkan rekor di Batang bahkan Jawa Tengah, nobar dihadiri lebih dari 6500 orang, dengan jajanan dan makan bakso gratis, bertempat di Lapangan Tazakka Sidayu Bandar, Sabtu malam (30/9).

Acara yang digagas oleh Pesantren Tazakka dan Kodim 0736 Batang ini dihadiri oleh Habib Lutfi bin Yahya, Dandim Batang Letkol Inf. Fajar Ali Nugraha, Wakapolres, Wakil Ketua DPRD Slamet Untung, Muspika dan juga Tuan Guru Bajang Dr. Zainul Majdi yang kebetulan sedang berada di Batang, SKPD Batang, Kades dan Perangkat Desa se-kecamatan Bandar.

Elemen masyarakat yang hadir tidak saja skala lokal Batang, namun Jawa Tengah; Kiai-kiai Muda Pengasuh Pondok Pesantren se-Jawa Tengah, Pemuda Pancasila Jawa Tengah, FKPPI, Lindu Aji, HNSI, FPI, Pagar Nusa, Kokam, Banser, NU, Muhammadiyah, Pemuda Ka'bah, dan lapisan masyarakat lainnya, bahkan ada yang dari luar kota seperti Kendal, Pemalang, Temanggung, Tegal juga hadir.

Nampak juga santri-santri Tazakka dan santriwan santriwati asuhan Kiai Mabrur dan pesantren lainnya, serta pelajar dan siswa sekolah ikut dalam nobar tersebut.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH. Anang Rikza Masyhadi menyampaikan bahwa acara ini adalah penting, bukan sekedar nobar, tapi bentuk dari penyatuan dan konsolidasi masyarakat.

“Yang kita perangi adalah ideologi komunis dan orang atau kelompok yang terus berupaya menghidupkannya kembali. Adapun orang-orang yang pernah terlibat PKI namun sekarang sudah NKRI dan menjalankan agama dengan benar serta bermasyarakat dengan baik, tidaklah kita musuhi, sudah selesai dan saling memaafkan,” tegas Beliau.

Musuh kita bersama adalah orang-orang dan kelompok yang sangat masif mengkampanyekan tentang komunisme, menuntut dan terus berkoar koar, bahkan membawa permasalahan tersebut ke mahkamah internasional, imbuh Ustadz Anang sapaan akrab beliau.

Dandim Batang Letkol Inf. Fajar menekankan pentingkan seluruh anak bangsa memahami sejarah dengan baik dan benar. Dengan nobar ini, generasi muda mengerti akan bahaya ideologi Komunisme, sehingga tidak mudah disusupi dengan berita-berita yang tidak benar.

“Bangsa ini pernah mempunyai sejarah kelam, beberapa kali PKI memberontak, membunuh para santri, ulama dan masyarakat dan bahkan akan mengganti dasar negara,” jelas DandimAcara nobar ada 2 layar besar dengan sound sekelas konser, makan bakso dan jajanan gratis serta ada door pricenya, luar biasa pokoknya, anak saya saja gak mau pulang sampai ahir, imbuhnya.

Habib Lutfi Bin Yahya dalam sambutan akhir pada acara tersebut menekankan pentingnya menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa serta mencintai negeri. Jangan sampai masyarakat mudah diadu domba, ciri - ciri komunis adalah mengadu domba dan memutar balikkan fakta.

“Bahwa ideologi pancasila adalah ideologi yang menjadi wadah kebhinnekaan Indonesia, maka siapa saja yang mencoba menggantinya dan bahkan merongrongnya, akan berhadapan dengan rakyat Indonesia secara keseluruhan,” tutur beliau. (Heri/McBatang)

Berita Lainnya

Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Batang - Hiruk-pikuk dermaga dan deru mesin kapal menjadi latar belakang penting saat para pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) di Pelabuhan Batang, Kabupaten Batang, Senin (1342026). Bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan sebagai wadah pencarian solusi atas jeritan para penjaga samudra.
13 Apr 2026 Jumadi 34
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Batang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Batang M Fathoni menegaskan bahwa aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Sekretariat Daerah bukan sekadar mengejar angka. Gerakan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
13 Apr 2026 Jumadi 108
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan anjangsana atau bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun  Ke-60 Kabupaten Batang, di Aula Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 84
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB) implan gratis dalam kegiatan anjangsana dan bakti sosial di Balai Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 60
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Batang - Kegiatan anjangsana dan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang tak hanya diisi oleh pemerintah daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari insan pers. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama sejumlah media turut ambil bagian dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.
13 Apr 2026 Jumadi 60
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 112