Batang Berdasarkan data analisis satuan tugas percepatan penanganan Covid-19, yang dipublikasikan pada laman https://covid19.go.id/peta-risiko dan diperbarui setiap minggunya. Kabupaten Batang masuk dalam daftar wilayah zona merah atau risiko tinggi penularan virus Corona (Covid-19) di Jawa Tengah.
Batang
Berdasarkan data
analisis satuan tugas percepatan penanganan Covid-19, yang dipublikasikan pada laman
https://covid19.go.id/peta-risiko dan diperbarui setiap minggunya. Kabupaten
Batang masuk dalam daftar wilayah zona merah atau risiko tinggi penularan virus
Corona (Covid-19) di
Jawa Tengah.
Selain Kabupaten Batang yakni, Kabupaten Pati, Kendal
dan Wonosobo juga masuk dalam daftar empat wilayah zona merah di Jawa Tengah.
Secara geografis, Batang, Kendal, dan Wonosobo berdekatan.
“Berdasarkan
data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dari empat Kabupaten
jumlah komulatif kasus positif
Covid-19 minggu kemarin sebanyak 597 orang untuk Kabupaten Batang, 1362 orang
untuk Kabupaten Wonosobo, 1386 orang untuk Kabupaten Kendal, dan 635 orang
untuk Kabupaten Pati,â€
Kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Muchlasin saat ditemui di Kantor
Dinkes Kabupaten Batang,
Selasa (13/11/2020).
“Sebelumnya,
Kabupaten Batang masuk dalam wilayah zona oranye atau risiko penularan sedang.
Namun demikian, perubahan warna itu hingga kini masih dinamis, karena kasus
Covid-19 masih tinggi,â€
jelasnya.
Ia menjelaskan, kasus
tingginya angka Covid-19 yang ditemukan di wilayah
Kabupaten Batang itu berkat keaktifan Pemkab Batang dalam melakukan Upaya
tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian) dalam
mendeteksi sebaran kasus Covid-19.
“Pemkab Batang masih akan terus berupaya memutus mata rantai
persebaran Covid-19 dengan melakukan tracking, tracing dan tes swab. Hal itu
juga sebagai bentuk keberpihakan pemerintah pada masyarakat,†terangnyanya.
Saat ini terdapat 152 orang
pasien positif Covid-19 tengah dirawat, 39 orang meninggal, dan 406 orang
dinyatakan sembuh.
(MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)