Sertifikasi Kompetensi, Bukti Kualitas Pembatik Batang

Selasa, 06 Oktober 2020 Jumadi Dibaca 1.191 kali IKM UKM UMKM
Sertifikasi Kompetensi, Bukti Kualitas Pembatik Batang
Batang - Ratusan pembatik Kabupaten Batang kini dapat bernafas lega, karena profesi yang telah puluhan tahun mereka geluti akhirnya memperoleh pengakuan dari negara, melalui sertifikasi kompetensi yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang dan Lembaga Sertifikasi Profesi Batik (LSP) Batik.

Batang - Ratusan pembatik Kabupaten Batang kini dapat bernafas lega, karena profesi yang telah puluhan tahun mereka geluti akhirnya memperoleh pengakuan dari negara, melalui sertifikasi kompetensi yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang dan Lembaga Sertifikasi Profesi Batik (LSP) Batik.

“Saat ini sudah terjadi segmentasi pekerjaan di sektor industri batik, maka LSP Batik membuat skema berbasis pada okupasi atau pekerjaan yang tersedia sesuai penelitian dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI),” kata Manajer LSP Batik Rodia Syamwil, usai memantau proses sertifikasi pembatik di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Selasa (6/10/2020).

Lebih lanjut, Rodia menerangkan, LSP Batik lebih berfokus untuk menguji berdasarkan skema. Dan khusus di Kabupaten Batang peserta yang mengikuti sertifikasi kompetensi hanya di bidang batik tulis, karena menjadi profesi yang banyak diminati perajin setempat.

“Uji kompetensi sebetulnya bukan ujian, tetapi hanya sebuah proses mengumpulkan bukti-bukti berupa dokumen, pengetahuannya yang digali melalui pertanyaan yang diajukan dan kami melihat langsung cara pembatik bekerja mulai dari memegang canting,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya berfokus pada kaum pekerja yang telah lama berkecimpung sebagai pembatik, maupun yang akan berkecimpung. Hal itu dibuktikan dengan dirinya sudah terikat pada suatu paguyuban atau menjadi pekerja di suatu industri batik.

“Saat ini di seluruh Indonesia sudah tercatat di Kementerian Perindustrian ada 222 ribu pekerja di sektor batik. Sedangkan yang telah disertifikasi baru 12 ribu pembatik, jadi masih tersisa 210 ribu pekerja yang belum tersertifikasi, dan tersebar di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Batang yang berjumlah 500 perajin,” terangnya.

Rodia menambahkan, bagi pembatik yang telah bersertifikat tentu memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dan sudah berani menampilkan karya terbaiknya.

“Fasilitas pelatihan dan sertifikasi dari Pemerintah Pusat akan terus berlanjut, karena para pembatik masih ada yang belum memiliki kesadaran untuk mensertifikasikan kemampuan yang dimilikinya,” tandasnya.

Sementara, Salah satu pembatik Isnaini dari Desa Denasri Kulon menuturkan, sertifikat yang telah diperoleh ini menjadikan kepercayaan diri meningkat, dibandingkan sebelum mengikuti sertifikasi kompetensi pembatik.

“Sertifikat ini seperti kami mendapat “SIM” sebagai seorang pembatik. Mudah-mudahan ke depan bisa buka usaha sendiri karena selama ini masih ikut kerja di industri batik,” ungkapnya.

Sertifikat ini merupakan bukti bahwa dirinya telah lulus sebagai pembatik yang berkemampuan dan diakui oleh pemerintah. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Batang - Hiruk-pikuk dermaga dan deru mesin kapal menjadi latar belakang penting saat para pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) di Pelabuhan Batang, Kabupaten Batang, Senin (1342026). Bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan sebagai wadah pencarian solusi atas jeritan para penjaga samudra.
13 Apr 2026 Jumadi 10
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Batang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Batang M Fathoni menegaskan bahwa aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Sekretariat Daerah bukan sekadar mengejar angka. Gerakan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
13 Apr 2026 Jumadi 83
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan anjangsana atau bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun  Ke-60 Kabupaten Batang, di Aula Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 56
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB) implan gratis dalam kegiatan anjangsana dan bakti sosial di Balai Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 44
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Batang - Kegiatan anjangsana dan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang tak hanya diisi oleh pemerintah daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari insan pers. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama sejumlah media turut ambil bagian dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.
13 Apr 2026 Jumadi 39
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 92