Aplikasi “Dotukura” Efektifkan Warga Batang dalam Berbelanja

Kamis, 13 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 781 kali IKM UKM UMKM
Aplikasi “Dotukura” Efektifkan Warga Batang dalam Berbelanja
Batang - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang bersama Paguyuban Pedagang Pasar menciptakan aplikasi pasar online “Dotukura”, yang telah dilaunching oleh Bupati Batang Wihaji di Aula Kantor Bupati Kabupaten Batang, Kamis (13/8/2020).

Batang - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang bersama Paguyuban Pedagang Pasar menciptakan aplikasi pasar online “Dotukura”, yang telah dilaunching oleh Bupati Batang Wihaji di Aula Kantor Bupati Kabupaten Batang, Kamis (13/8/2020).

“Aplikasi ini diharapkan bisa semakin aplikatif, efektif, efisien dan sederhana. “Dotukura” membantu para pedagang pasar tradisional dan pembelinya tidak harus bertatap muka, namun tetap merasakan kemudahan dalam berbelanja di masa pandemi,” kata Bupati Wihaji.

Saat ini pangsa pasarnya lebih menyasar kalangan menengah. Namun semangat Pemkab Batang adalah melayani supaya pedagang pasar, barang dagangannya laku terjual secara online.

“Untuk bisa bersaing dengan pasar online lainnya harus memiliki ide-ide cemerlang. Misalnya belanja di aplikasi “Dotukura” sambil beribadah, atau ada sekian rupiah yang diamalkan bagi anak yatim,” jelasnya.

Bupati Wihaji optimis pasar online “Dotukura” dapat bersaing, karena digerakkan generasi muda yang berkompeten di bidang teknologi informatika.

Sementara, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cabang Tegal, M. Taufik Amrozy mengatakan, sosialisasi pasar online “Dotukura” harus terus digencarkan oleh Disperimdagkop dan UKM, dan Diskominfo.

“Aplikasi ini baru dilaunching nanti secara bertahap kekurangannya akan diminimalkan, termasuk masalah efisiensi dengan targetnya lebih menyasar kalangan menengah. Tantangannya jika target menengahnya memenuhi dengan beroperasi secara baik, maka biayanya akan lebih efisien,” terangnya.

Aplikasi ini baru bersifat lokal, maka perlu dikembangkan dengan berbagai keunggulan. Di antaranya untuk produk yang tidak bisa bertahan lama seperti sayur dan bumbu dapur dari pasar tradisional dapat terjual dengan cepat.

“Saat ini sudah ada 1.500 lebih pedagang yang bergabung, jika masa percobaan ini berhasil bisa dilanjutkan di 8 pasar lainnya. Dan perlu diketahui “Dotukura” merupakan pasar online yang lebih dahulu aktif, dibandingkan daerah-daerah lain,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Batang, Anwar Rozikin menuturkan, aplikasi “Dotukura” merupakan strategi para pedagang supaya dapat bertahan di masa pandemi. Terutama bertahan agar tidak ditinggalkan pembeli karena banyaknya pasar swalayan yang lebih condong dikunjungi keluarga dengan ekonomi menengah ke atas.

“Kemasan dan barangnya setara dengan produk-produk yang dijual di pasar swalayan. Misalnya beli kentang atau kacang tidak ada sisa tanah yang tertinggal karena sudah dicuci dulu dan dikemas dengan baik,” tuturnya.

Pengelolaannya pun langsung oleh paguyuban bukan aplikator lain. Dalam proses pengiriman pun melibatkan anggota, sehingga semua diberdayakan.

“Untuk pembayarannya dilakukan secara non tunai, didukung BI, Link Aja, Bank Mandiri dan BKK. Sebanyak 1.950 pedagang antusias mendukung program ini dengan 250 jenis produk, seperti daging, lauk pauk, ikan, sayur, sembako hingga daun pisang,” bebernya.

Ia menjelaskan, jika pembeli memesan produk jam 7 pagi maka barang akan diantar jam 10. Tujuannya supaya ada jeda waktu untuk mempersiapkan dan mengemas produk-produk yang dipesan secara baik demi menjaga higienitas sampai ke tangan konsumen.

“Kami pun telah menyiapkan potongan harga khusus dan wadah belanja yang ramah lingkungan. Selain memperjuangkan roda perekonomian tetap berputar, kami juga peduli kelestarian lingkungan,” katanya.

Sementara pemilik aplikasi “Dotukura”, Damas Martiyasa menerangkan, aplikasi ini dikelola sendiri, meskipun sudah ada di Playstore namun tidak dikomersilkan.

“Berbagai keuntungan yang didapat antara lain akan ada beragam promosi seperti di sosial media, potongan ongkos kirim, cash back dan harga di bawah pasar “rego ambyar”,” ungkapnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Batang - Hiruk-pikuk dermaga dan deru mesin kapal menjadi latar belakang penting saat para pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) di Pelabuhan Batang, Kabupaten Batang, Senin (1342026). Bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan sebagai wadah pencarian solusi atas jeritan para penjaga samudra.
13 Apr 2026 Jumadi 38
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Batang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Batang M Fathoni menegaskan bahwa aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Sekretariat Daerah bukan sekadar mengejar angka. Gerakan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
13 Apr 2026 Jumadi 115
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan anjangsana atau bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun  Ke-60 Kabupaten Batang, di Aula Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 88
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB) implan gratis dalam kegiatan anjangsana dan bakti sosial di Balai Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 64
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Batang - Kegiatan anjangsana dan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang tak hanya diisi oleh pemerintah daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari insan pers. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama sejumlah media turut ambil bagian dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.
13 Apr 2026 Jumadi 62
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 113