Budidaya Cacing Usaha Menjanjikan di Tengah Covid-19

Minggu, 28 Juni 2020 Jumadi Dibaca 1.435 kali IKM UKM UMKM
Budidaya Cacing Usaha Menjanjikan di Tengah Covid-19
Batang - Cacing atau nama latinnya Lumbricus dianggap sebagian orang hewan yang menjijikkan. Namun dibalik hewan tak bertulang ada nilai komersil yang dapat menambah pundi-pundi keuangan.

Batang - Cacing atau nama latinnya Lumbricus dianggap sebagian orang hewan yang menjijikkan. Namun dibalik hewan tak bertulang ada nilai komersil yang dapat menambah pundi-pundi keuangan.

Pasalnya, budidaya cacing tanah merupakan bisnis menjanjikan karena tidak dibutuhkan teknik yang ribet dengan modal sangat kecil tapi keuntunganya besar.

Tidak hanya itu, permintaan kebutuhan cacing tanah cukup tinggi dan tidak mengenal waktu, karena hewan tersebut dibutuhkan dalam banyak hal.

Sekertaris Paguyuban Pembudidaya cacing Kabupaten Batang Aji Puspito, mengatakan, pembudidaya cacing di Kabupaten Batang sudah ada 400 peternak cacing yang sudah masuk dalam paguyuban pengusaha cacing. Mereka tersebar di 9 Kecamatan diantaranya Limpung, Reban Banyuputih, Tersono dan Bawang.

"Budidaya Cacing sangat mudah, resikonya kecil dan tidak membutuhkan keahlian kusus. Sehingga siapapun bisa yang penting tekun," kata Aji Sucipto, saat menggelar workshop di Pendopo Kabupaten, Batang, Sabtu (27/6/2020).

Dari hasil peternakan cacing tersebut dijual ke penampung atau paguyuban cacing, yang selanjutnya disalurkan ke Perusahaan di Kota Malang Jawa Timur.

"Dengan modal Rp500 ribu, pembudidaya cacing mendapat hasil Rp2 juta selama tiga sampai empat bulan," katanya. 

Perawatannya pun sangat mudah, hanya diberi media serbuk kayu, dan setiap sore dikasih pakan ampas tahu dan limbah sayuran rumah tangga.

"Kebutuhan cacing sangat tinggi karena stok barang kurang. Paguyuban pun ditarget selama tiga bulan harus bisa mengumpulkan 3 ton cacing," jelasnya.

Sementara, Bupati Batang Wihaji yang hadir dalam workshop tersebut mengapresiasi budidaya cacing, karena dimasa pandemi Covid-19 dapat menjadi solusi untuk menjadi wirausaha baru.

"Budidaya cacing salah satu solusi diera New Normal Covid-19, karena usahanya dirumah, perawatannya gampang, lahannya tidak luas dengan modal sedikit tapi hasilnya lumayan," tandasnya.

Ia juga mengapresiasi, paguyuban pengusaha cacing dari Kecamatan Reban yang sudah mampu memproduksi fermentasi cacing untuk pupuk tanaman, dan juga dibuat campuran teh yang berguna untuk kesehatan. 

Ia menambahkan, budidaya cacing merupakan salah satu solusi membangitkan ekonomi dari pandemi Covid-19.

"Selain dapat membangitkan ekonomi disaat pandemi, budidaya cacing dapat menciptakan wirausaha yang sejalan dengan program Pemkab Batang, yakni  menciptakan 1.000 wirausaha baru," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Gelar Dialog, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Nantikan Buku Sejarah Batang Gelar Dialog, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Nantikan Buku Sejarah Batang
Gelar Dialog, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Nantikan Buku Sejarah Batang
Batang - Upaya membedah sejarah keterkaitan antara kemasyhuran Mataram Islam dengan Kadipaten Batang di masa lampau masih menjadi perbincangan hangat hingga memunculkan ide untuk membukukan perjalanan sejarah kedua daerah tersebut. Ide itu tercetus, usai digelarnya dialog budaya antara Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Bupati M Faiz Kurniawan dan para budayawan, agar generasi muda dapat mengambil hikmah pembelajaran dari sejarah perjalanan panjang Mataram Islam dengan Kadipaten Batang.
21 Okt 2026 Jumadi 43
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 178
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 184
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 267
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Bupati Batang Resmikan Jogging Track Stadion Moh Sarengat, Bisa Digunakan Gratis Setiap Hari
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Rabu (21102026) malam. Peresmian tersebut ditandai dengan kegiatan lari bersama yang diikuti sekitar 600 pelari untuk menjajal lintasan baru tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 99
Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Uji Coba Jogging Track M. Sarengat Berstandar Jerman, Bupati Batang Pastikan Fasilitas Gratis untuk Warga
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menjajal langsung kualitas jogging track baru di Lapangan Sepak Bola M. Sarengat dengan berlari bersama ratusan warga. Fasilitas olahraga anyar ini resmi dapat digunakan masyarakat secara gratis. Uji coba dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB untuk memastikan kenyamanan sarana penunjang, khususnya sistem pencahayaan di malam hari.
21 Okt 2026 Jumadi 98