Budidaya Cacing Usaha Menjanjikan di Tengah Covid-19

Minggu, 28 Juni 2020 Jumadi Dibaca 1.420 kali IKM UKM UMKM
Budidaya Cacing Usaha Menjanjikan di Tengah Covid-19
Batang - Cacing atau nama latinnya Lumbricus dianggap sebagian orang hewan yang menjijikkan. Namun dibalik hewan tak bertulang ada nilai komersil yang dapat menambah pundi-pundi keuangan.

Batang - Cacing atau nama latinnya Lumbricus dianggap sebagian orang hewan yang menjijikkan. Namun dibalik hewan tak bertulang ada nilai komersil yang dapat menambah pundi-pundi keuangan.

Pasalnya, budidaya cacing tanah merupakan bisnis menjanjikan karena tidak dibutuhkan teknik yang ribet dengan modal sangat kecil tapi keuntunganya besar.

Tidak hanya itu, permintaan kebutuhan cacing tanah cukup tinggi dan tidak mengenal waktu, karena hewan tersebut dibutuhkan dalam banyak hal.

Sekertaris Paguyuban Pembudidaya cacing Kabupaten Batang Aji Puspito, mengatakan, pembudidaya cacing di Kabupaten Batang sudah ada 400 peternak cacing yang sudah masuk dalam paguyuban pengusaha cacing. Mereka tersebar di 9 Kecamatan diantaranya Limpung, Reban Banyuputih, Tersono dan Bawang.

"Budidaya Cacing sangat mudah, resikonya kecil dan tidak membutuhkan keahlian kusus. Sehingga siapapun bisa yang penting tekun," kata Aji Sucipto, saat menggelar workshop di Pendopo Kabupaten, Batang, Sabtu (27/6/2020).

Dari hasil peternakan cacing tersebut dijual ke penampung atau paguyuban cacing, yang selanjutnya disalurkan ke Perusahaan di Kota Malang Jawa Timur.

"Dengan modal Rp500 ribu, pembudidaya cacing mendapat hasil Rp2 juta selama tiga sampai empat bulan," katanya. 

Perawatannya pun sangat mudah, hanya diberi media serbuk kayu, dan setiap sore dikasih pakan ampas tahu dan limbah sayuran rumah tangga.

"Kebutuhan cacing sangat tinggi karena stok barang kurang. Paguyuban pun ditarget selama tiga bulan harus bisa mengumpulkan 3 ton cacing," jelasnya.

Sementara, Bupati Batang Wihaji yang hadir dalam workshop tersebut mengapresiasi budidaya cacing, karena dimasa pandemi Covid-19 dapat menjadi solusi untuk menjadi wirausaha baru.

"Budidaya cacing salah satu solusi diera New Normal Covid-19, karena usahanya dirumah, perawatannya gampang, lahannya tidak luas dengan modal sedikit tapi hasilnya lumayan," tandasnya.

Ia juga mengapresiasi, paguyuban pengusaha cacing dari Kecamatan Reban yang sudah mampu memproduksi fermentasi cacing untuk pupuk tanaman, dan juga dibuat campuran teh yang berguna untuk kesehatan. 

Ia menambahkan, budidaya cacing merupakan salah satu solusi membangitkan ekonomi dari pandemi Covid-19.

"Selain dapat membangitkan ekonomi disaat pandemi, budidaya cacing dapat menciptakan wirausaha yang sejalan dengan program Pemkab Batang, yakni  menciptakan 1.000 wirausaha baru," pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Wakil Bupati Batang Bersama HNSI Fokus Benahi Tambat Labuh
Batang - Hiruk-pikuk dermaga dan deru mesin kapal menjadi latar belakang penting saat para pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) di Pelabuhan Batang, Kabupaten Batang, Senin (1342026). Bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan sebagai wadah pencarian solusi atas jeritan para penjaga samudra.
13 Apr 2026 Jumadi 41
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Batang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Batang M Fathoni menegaskan bahwa aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Sekretariat Daerah bukan sekadar mengejar angka. Gerakan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
13 Apr 2026 Jumadi 117
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan anjangsana atau bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun  Ke-60 Kabupaten Batang, di Aula Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 92
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Layanan KB Implan Gratis Hadir di Anjangsana HUT Ke-60 Batang, Sasar Ibu Usia Subur
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menghadirkan layanan Keluarga Berencana (KB) implan gratis dalam kegiatan anjangsana dan bakti sosial di Balai Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 67
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Semarak HUT Ke-60 Batang, PWI Tebar Kepedulian Lewat Anjangsana Bansos
Batang - Kegiatan anjangsana dan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang tak hanya diisi oleh pemerintah daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari insan pers. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama sejumlah media turut ambil bagian dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.
13 Apr 2026 Jumadi 70
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 115