Warga Sambong Inginkan PT Waskita Kembalikan Jalan Utama Desa Seperti Semula
Setelah beberapa waktu yang lalu warga Desa Sambong berswadaya memperbaiki jalan utama desa, akhirnya PT Waskita mulai melakukan perbaikan. Tidak hanya itu warga menginginkan agar jalan desa yang menjadi akses utama semua kegiatan warga kembali seperti semula.
Hal itu dikatakan oleh Sesepuh Desa Sambong Rohyadi bersama warga saat menyaksikan perbaikan jalan oleh PT Waskita, di Desa Sambong, Minggu dini hari (20/8).
“Perbaikan jalan yang dilakukan PT Waskita baik sepanjang kekuatannya bisa tahan sampai lebih dari 1 tahun, karena kemarin pun sudah dicor tapi ternyata belum ada 1 tahun sudah hancur,” ucapnya.
Menurutnya, kalau jalan yang diperbaiki ini kekuatannya sama seperti jalan raya pasti bagus, tetapi percuma apabila sudah diadakan perbaikan ternyata hanya bertahan sampai 1 hingga 2 bulan saja.
“Warga sangat mengharapkan supaya jalan Desa Sambong kembali seperti semula dan tidak rusak lagi karena sudah dilakukan pengecoran sebanyak 2 kali tapi hasilnya tetap rusak,” tegasnya.
Rohyadi mengharapkan jika setelah 2 bulan diperbaiki ternyata terjadi kerusakan lagi, harap dilakukan perbaikan kembali oleh PT Waskita sampai betul – betul baik seperti sedia kala.
Sementara itu, Bejo salah seorang warga Desa Sambong menambahkan pengecoran yang dilakukan sangat tipis, dikhawatirkan tidak sampai 1 bulan sudah hancur lagi. Perbaikan ini dinilai masih kurang karena bahan yang digunakan hanya semen biasa, bukan menggunakan beton.
“Terlalu tipis untuk jalan utama seperti Desa Sambong, apalagi kendaraan yang sering lewat adalah kendaraan besar dan berat, jadi kalau bisa jangan terlalu tipis sehingga bisa bertahan sampai 1 tahun lebih,” tuturnya.
Menanggapi harapan dari warga, Ruli selaku bagian humas PT Waskita yang ditemui di tempat yang sama menyampaikan pihaknya berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi keinginan dan harapan warga Desa Sambong dengan melakukan pengecoran sementara berbahan semen.
“Setelah mendapat perintah pimpinan dari Kantor Weleri kami langsung melakukan pengecoran malam ini sepanjang 100 meter,” ucapnya.
Sebagai informasi tambahan karena sampai saat ini proses pengecoran belum selesai, maka warga Desa Sambong dan sekitarnya dapat memutar arus melalui Sambong Kebrok dan Kecepak. (Heri/McBatang)
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kirab Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 dengan mengusung tema Kesultanan Yogyakarta, di Pendopo Kabupaten Batang Minggu (1242026).
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.