Pasar Online Batang Alternatif Berbelanja Saat Covid-19

Kamis, 23 April 2020 Jumadi Dibaca 1.367 kali Ekonomi
Pasar Online Batang Alternatif Berbelanja Saat Covid-19
Batang - Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang bersama Paguyuban Pedagang Pasar Induk Batang membuat aplikasi Pasar Online sebagai alternatif bagi warga agar tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah pandemi Covid-19, dengan memanfaatkan ojek daring untuk pesan antar barang.

Batang - Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang bersama Paguyuban Pedagang Pasar Induk Batang membuat aplikasi Pasar Online sebagai alternatif bagi warga agar tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah pandemi Covid-19, dengan memanfaatkan ojek daring untuk pesan antar barang.

Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Subiyanto mengatakan, pasar online dapat dijadikan alternatif dalam berbelanja sekaligus bentuk dukungan masyarakat terhadap imbauan Physical Distancing atau menjaga jarak aman dan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah serta menghindari kerumunan massa, karena proses jual beli cukup dilakukan melalui gawai.

“Pembeli bisa langsung tawar menawar harga melalui aplikasi WhattsApp Pasar Online Batang. Setelah harga disepakati pedagang akan memanggil ojek daring untuk mengirimkan barang yang dipesan,” kata Subiyanto saat dikonfirmasi di Kantor Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Kamis (23/4/2020).

Saat ini aplikasi Pasar Online baru diterapkan di Pasar Induk Batang. Namun ke depan aplikasi itu juga akan diterapkan di Pasar Limpung, Bandar dan Bawang.

“Dalam aplikasi itu konsumen bisa langsung melihat dan memilih kolom komoditas yang akan dibeli, misalnya kolom khusus daging, beras, ayam, sayuran dan lain-lain,” tuturnya.

Subiyanto mengutarakan, sementara ini hanya menggunakan nomor WhatsApp 0823 2258 4811. Melalui nomor itu pembeli akan dihubungkan kepada penjual barang untuk memesan kebutuhan yang diinginkan. Saat ini pihak Disperindag bersama Diskominfo Batang sedang merumuskan aplikasi yang tepat untuk menyempurnakan Pasar Online, sehingga dapat digunakan terus-menerus.

Dirinya pun selalu mengingatkan agar para pedagang dan pembeli menjaga kesehatan, hindari kerumunan massa, pakai masker jika terpaksa harus keluar rumah, cuci tangan secara benar menggunakan sabun.

Sementara, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Batang, Anwar mengatakan, Pasar Online Batang menjadi solusi bagi para pedagang yang mengalami penurunan omzet karena terdampak pandemi Covid-19.

“Kami membuat terobosan yaitu pemasaran secara online, agar pedagang di dalam pasar tetap dapat berkiprah tapi tetap ada omzet,” jelasnya.

Anwar memastikan ada kemudahan yang diperoleh pembeli, karena akan dihubungkan langsung kepada pedagang, untuk bernegosiasi tentang harga komoditas.

“Misalnya mau pesan ayam potong akan dihubungkan ke penjualnya. Kalau pun ada ongkos kirim kami sangat fleksibel karena ditentukan berdasarkan hasil negosiasi pedagang dan pembeli,” ungkapnya.

Untuk menjaga produk aman sampai ke tangan konsumen, Anwar bersama angota pedagang lainnya telah bermitra dengan 10 pengemudi ojek daring khusus.

“Kami memanfaatkan pengemudi ojek daring yang telah dikenal, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 108
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 141
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 153
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 95
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 57
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 76