Diskominfo Batang dan Komunitas Medsos Berkomitmen Melawan Hoaks

Senin, 20 April 2020 Jumadi Dibaca 887 kali Teknologi
Diskominfo Batang dan Komunitas Medsos Berkomitmen Melawan Hoaks
Batang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar diskusi dengan mengundang sejumlah komunitas penggiat Media sosial (Medsos), seperti Sanggar Merti Desa, Insta Batang dan Pigura Warga Batang, untuk membangun komitmen bersama melawan berita hoaks, di Ruang Analitik Diskominfo Kabupaten Batang, Senin (20/4/2020).

Batang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar diskusi dengan mengundang sejumlah komunitas penggiat Media sosial (Medsos), seperti Sanggar Merti Desa, Insta Batang dan Pigura Warga Batang, untuk membangun komitmen bersama melawan berita hoaks, di Ruang Analitik Diskominfo Kabupaten Batang, Senin (20/4/2020).

Kepala Diskominfo Batang Jamal Abdul Naser mengemukakan, peran dan komitmen kuat dari komunitas medsos yang ada di Batang sangat dibutuhkan, agar warganet memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita ingin bersama-sama saling berbagi saran tentang cara mengatasi isu-isu yang tidak benar, terkait pandemi Covid-19,” jelasnya.

Dijelaskannya, bagi komunitas medsos dirasa penting, karena dapat ikut meluruskan berita-berita yang tidak benar.

Jamal menambahkan, berdasarkan informasi dari media cetak temuan berita hoaks seputar pandemi Covid-19 telah mencapai 700 konten, bahkan ada pula berita hoaks yang berkaitan dengan dampak Corona.

“Ke depan kemitraan dengan komunitas penggiat Medsos akan lebih diintesifkan, agar memiliki pegangan yang sama terkait komumikasi publik,” tegasnya.

Sementara, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Batang Puji Setyowati mengatakan, terkait dengan hoaks di Kabupaten Batang kita berusaha untuk memantau dan mengendalikan maraknya berita-berita bohong, terlebih yang menimbulkan perpecahan dan kecemasan di masyarakat.

Lebih lanjut, Puji menerangkan, dari pihak Kominfo berupaya merangkul dan mengajak kerjasama dengan komunitas Medsos, agar dapat mengendalikan serta memastikan kebenaran berita-berita dari masyarakat.

“Dalam waktu dekat Diskominfo akan membuat kanal yang dapat dijadikan media untuk menganalisa berita-berita hoaks lokal kemudian dilaporkan ke Kementerian Kominfo,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama penggiat medsos, Pigura Warga Batang, Fatchurrozak Fazani menuturkan, banyak media yang digunakan masyarakat sebagai referensi untuk memperbarui informasi setiap saat.

“Untuk menangani hoaks seputar pandemi Covid-19, perlu dilakukan konferensi pers tiap beberapa hari sekali termasuk persebaran Covid-19,” terangnya.

Dia memaparkan, bahwa aplikasi WhatsApp adalah media penyebaran paling cepat dan mudah. Ini yang paling sulit bagi pihak komunitas untuk mengendalikannya, dibandingkan dengan kontrol di media website atau facebook yang jauh lebih mudah.

“Untuk menangani hoaks, harus dilakukan kerjasama dari seluruh komunitas Medsos yang disinergikan dengan Diskominfo Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 75
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 136
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 147
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 89
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 51
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 61