Bupati Batang : Melestarikan Adat Namun Tak Berkerumun

Rabu, 08 April 2020 Jumadi Dibaca 1.926 kali Seni dan Budaya
Bupati Batang : Melestarikan Adat Namun Tak Berkerumun
Batang - Sebagai tanda pelestarian terhadap budaya leluhur, menjelang Hari Jadi ke-54, Pemerintah Kabupaten Batang hanya melaksanakan adat istiadat namun dengan prosesi yang sangat sederhana dan tidak berkerumun.

Batang - Sebagai tanda pelestarian terhadap budaya leluhur, menjelang Hari Jadi ke-54, Pemerintah Kabupaten Batang hanya melaksanakan adat istiadat namun dengan prosesi yang sangat sederhana dan tidak berkerumun.

Para sesepuh adat yang berjumlah tujuh orang cukup mengkirab Tombak Pusaka Kyai Abirawa beserta Keris Piyandel Adipati Pertama, Payung Sungsung Tunggul Naga dan tiga tombak pengiring berkeliling kompleks Kantor Bupati Kabupaten Batang.

“Besok Rabu (8/4) Hari Jadi Kabupaten Batang, ini kan adat yang biasanya dikirabkan, sesuai di pidato ulang tahun, kita tidak ada acara apa-apa. Cuma karena ini tradisi tetap dilaksanakan tanpa kirab, yang penting adat dan tradisi lestari,” kata Bupati Batang Wihaji, usai menyemayamkan Tombak Pusaka Kyai Abirawa di Gedung Pusaka, Kabupaten Batang, Selasa (7/4/2020).

Ia menegaskan, yang patut digaris bawahi adalah di tengah pandemi Covid-19, semua pembawa pusaka mempraktikkan protokol kesehatan, dengan tetap mengenakan masker.

“Dalam melaksanakan tradisi ini dilakukan sesederhana mungkin dan tidak melibatkan masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa,” jelasnya.

Bupati Wihaji menambahkan, menjelang Hari Jadi Kabupaten Batang memang ada doa khusus yang dipanjatkan kepada Allah Ta’ala.

“Nanti malam kita menggelar doa bersama dan khotmil quran secara online melalui chanel youtube Batangtv. Salah satunya mendoakan agar problem Corona segera selesai,” tandasnya.

Sementara, salah satu keturunan Kanjeng Adipati Raden Suryodiningrat, Raden Susanto Waluyo mengutarakan, kegiatan kali ini lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena masyarakat Kabupaten Batang sedang dalam suasana pandemi Covid-19. Hal itu sesuai arahan dari Pemerintah Pusat, untuk menghindari munculnya kerumunan massa.

“Kita berupaya melestarikan adat istiadat, untuk tidak meninggalkan budaya dan memohon kepada Allah Ta’ala, supaya virus Corona di Kabupaten Batang segera sirna,” terangnya.

Raden Susanto memaparkan, ada doa-doa khusus yang dipanjatkan saat prosesi para sesepuh mengkirab enam pusaka itu.

“Kita memanjatkan doa tolak bala (penangkal bencana) dalam bentuk macapat (tembang tradisional Jawa). Tujuannya supaya segala wabah dan penyakit sirna dari bumi Kabupaten Batang,”  pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi
Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi santri yang tidak hanya memegang teguh nilai keislaman, tetapi juga siap menghadapi tantangan perubahan zaman dan kemajuan teknologi. Komitmen tersebut mengemuka bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di Stadion Mini Gedangsarib, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 122
Ajif Rizal Jadi Anggota DPRD Batang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Ajif Rizal Jadi Anggota DPRD Batang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
Ajif Rizal Jadi Anggota DPRD Batang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
Batang Ketua DPRD Batang Suudi melantik Muhamad Ajif Rizal sebagai anggota Pengganti Antarwaktu (PAW) DPRD Kabupaten Batang di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 138
Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan
Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan
Batang - Kenangan atas ganasnya bencana yang memutus Jembatan Kalibelo pada Desember 2024 lalu perlahan mengabur, berganti dengan senyum lega warga Kecamatan Tersono. Jembatan vital yang sempat lumpuh itu kini berdiri kokoh kembali, siap menghubungkan lagi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.
22 Okt 2026 Jumadi 147
Sambang Desa, Wabup Batang Soroti Perilaku Buang Sampah hingga Aspirasi Insentif RT Sambang Desa, Wabup Batang Soroti Perilaku Buang Sampah hingga Aspirasi Insentif RT
Sambang Desa, Wabup Batang Soroti Perilaku Buang Sampah hingga Aspirasi Insentif RT
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar kegiatan Sambang Desa putaran pertama di halaman Balai Desa Blado, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Kamis (22102026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta masukan terkait pembangunan dan pelayanan publik.
22 Okt 2026 Jumadi 95
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan Jembatan Kalibelo secara simbolis di Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026). Jembatan tersebut sebelumnya roboh akibat bencana banjir bandang pada Desember 2024.
22 Okt 2026 Jumadi 186
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak para santri untuk terus mengembangkan diri, menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Pesan tersebut disampaikan saat mengikuti upacara bendera Peringatan Hari Santri Nasional  di Stadion Mini Gedongsari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 311