Bupati Batang : Melestarikan Adat Namun Tak Berkerumun

Rabu, 08 April 2020 Jumadi Dibaca 1.916 kali Seni dan Budaya
Bupati Batang : Melestarikan Adat Namun Tak Berkerumun
Batang - Sebagai tanda pelestarian terhadap budaya leluhur, menjelang Hari Jadi ke-54, Pemerintah Kabupaten Batang hanya melaksanakan adat istiadat namun dengan prosesi yang sangat sederhana dan tidak berkerumun.

Batang - Sebagai tanda pelestarian terhadap budaya leluhur, menjelang Hari Jadi ke-54, Pemerintah Kabupaten Batang hanya melaksanakan adat istiadat namun dengan prosesi yang sangat sederhana dan tidak berkerumun.

Para sesepuh adat yang berjumlah tujuh orang cukup mengkirab Tombak Pusaka Kyai Abirawa beserta Keris Piyandel Adipati Pertama, Payung Sungsung Tunggul Naga dan tiga tombak pengiring berkeliling kompleks Kantor Bupati Kabupaten Batang.

“Besok Rabu (8/4) Hari Jadi Kabupaten Batang, ini kan adat yang biasanya dikirabkan, sesuai di pidato ulang tahun, kita tidak ada acara apa-apa. Cuma karena ini tradisi tetap dilaksanakan tanpa kirab, yang penting adat dan tradisi lestari,” kata Bupati Batang Wihaji, usai menyemayamkan Tombak Pusaka Kyai Abirawa di Gedung Pusaka, Kabupaten Batang, Selasa (7/4/2020).

Ia menegaskan, yang patut digaris bawahi adalah di tengah pandemi Covid-19, semua pembawa pusaka mempraktikkan protokol kesehatan, dengan tetap mengenakan masker.

“Dalam melaksanakan tradisi ini dilakukan sesederhana mungkin dan tidak melibatkan masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa,” jelasnya.

Bupati Wihaji menambahkan, menjelang Hari Jadi Kabupaten Batang memang ada doa khusus yang dipanjatkan kepada Allah Ta’ala.

“Nanti malam kita menggelar doa bersama dan khotmil quran secara online melalui chanel youtube Batangtv. Salah satunya mendoakan agar problem Corona segera selesai,” tandasnya.

Sementara, salah satu keturunan Kanjeng Adipati Raden Suryodiningrat, Raden Susanto Waluyo mengutarakan, kegiatan kali ini lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena masyarakat Kabupaten Batang sedang dalam suasana pandemi Covid-19. Hal itu sesuai arahan dari Pemerintah Pusat, untuk menghindari munculnya kerumunan massa.

“Kita berupaya melestarikan adat istiadat, untuk tidak meninggalkan budaya dan memohon kepada Allah Ta’ala, supaya virus Corona di Kabupaten Batang segera sirna,” terangnya.

Raden Susanto memaparkan, ada doa-doa khusus yang dipanjatkan saat prosesi para sesepuh mengkirab enam pusaka itu.

“Kita memanjatkan doa tolak bala (penangkal bencana) dalam bentuk macapat (tembang tradisional Jawa). Tujuannya supaya segala wabah dan penyakit sirna dari bumi Kabupaten Batang,”  pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 52
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 95
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 150
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 73
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 125
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 124