Dinas Kesehatan Batang Siapkan Ruang Isolasi Alternatif

Senin, 23 Maret 2020 Jumadi Dibaca 579 kali Kesehatan
Dinas Kesehatan Batang Siapkan Ruang Isolasi Alternatif
Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang berencana mempersiapkan ruang isolasi alternatif di luar Rumah Sakit, untuk mengantisipasi bertambahnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang berencana mempersiapkan ruang isolasi alternatif di luar Rumah Sakit, untuk mengantisipasi bertambahnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Dinkes Kabupaten Batang, usai mengikuti video conference bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan seluruh intansi kesehatan seluruh Jawa Tengah di Meeting Room Kabupaten Batang, Senin (23/3/2020).

“Kalau diperbolehkan saya punya pandangan di Gedung Wanita dan Mess Persibat dengan memberikan sekat-sekat, namun akan meminta pertimbangan dari Bupati Batang Wihaji terlebih dahulu,” katanya.

dr. Muchlasin mengatakan, semula belum terdapat PDP, namun karena sekarang sudah menjadi empat orang yaitu tiga orang warga Batang di RSUD Batang dan satu orang pekerja sebauah perusahaan di RS QIM , serta dikhawatirkan akan terjadi peningkatan, perlu dilakukan penambahan ruang isolasi di luar Rumah Sakit.

“Untuk mengantisipasi agar PDP tidak bertambah, saya akan segera melakukan pertemuan dengan pihak manajemen perusahaan supaya penyuluhan tentang pencegahan Covid-19 lebih intensif. Sebelumnya memang pihak Puskesmas terdekat sudah melakukan sosialisasi, namun perlu ditingkatkan, mengingat ada ribuan karyawan di perusahaan itu,” jelasnya.

dr. Muchlasin menyampaikan, saat ini pihaknya juga sedang mempersiapkan Rumah Sakit Klinik III, dengan berdiskusi bersama Direktur RSUD Batang, RSUD Limpung dan RS QIM.

“Tujuannya agar RSUD Limpung dapat melayani wilayah dari timur dan RS QIM supaya dapat membantu untuk wilayah sekitar Kota Batang dengan sarana prasarana yang sudah dipersiapkan,” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini RSUD Batang telah mendapatkan bantuan Virus Transport Media (VTM) sebanyak delapan. Namun dalam waktu dekat akan segera meminta tambahan bantuan VTM kembali.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melalui sambungan video conference mengemukakan, dalam waktu beberapa hari Alat Pelindung Diri (APD) akan segera dikirim dari Pemerintah Pusat. Seluruh rumah sakit diminta mempersiapkan daftar jumlah APD sesuai dengan yang dibutuhkan.

“Jika rumah sakit merasa kebingungan karena belum mendapat APD, maka kita patut mencontoh RS Muwardi yang bisa membuat APD secara mandiri,” pungkasnya.

Gubernur juga meminta agar Kabupaten/Kota seluruh Jawa Tengah mulai menghitung Rumah Sakit baik negeri maupun swasta mana saja yang bersedia untuk menyelesaikan penanganan pasien Covid-19.

“Tujuan supaya kelak di kemudian hari dalam kondisi darurat, maka rumah sakit itu siap. Berapa kamar, dokter, perawat dan sarana pendukungnya,” tandasnya.

Selain itu, Gubernur pun meminta agar Pemerintah Daerah menyiapkan gedung yang memiliki banyak kamar untuk menangani pasien Covid-19. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun
Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Haji 2026, Usia Tertua 86 dan Termuda 17 Tahun
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan secara resmi melepas 951 jemaah haji Kabupaten Batang tahun 1447 Hijriah2026 Masehi di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1742026).
17 Apr 2026 Jumadi 1
Gandeng Palawija Batang Coffee, PUPUK Surabaya Fasilitasi Petani Kemusu Gandeng Palawija Batang Coffee, PUPUK Surabaya Fasilitasi Petani Kemusu
Gandeng Palawija Batang Coffee, PUPUK Surabaya Fasilitasi Petani Kemusu
Batang - Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya menggelar diskusi untuk memfasilitasi akses pembiayaan dan legalitas usaha bersama, bagi para petani kopi, di Desa Kemusu Reban, Kabupaten Batang, Kamis (1642026).
16 Apr 2026 Jumadi 9
Perumda Sendang Kamulyan Batang Melesat ke 5 Besar Terbaik se-Jateng Perumda Sendang Kamulyan Batang Melesat ke 5 Besar Terbaik se-Jateng
Perumda Sendang Kamulyan Batang Melesat ke 5 Besar Terbaik se-Jateng
Batang Kerja keras Perumda Air Minum (PAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang dalam menjaga kualitas layanan akhirnya membuahkan hasil manis. Perusahaan daerah ini sukses menembus jajaran lima besar dalam ajang bergengsi Perpamsi Jateng Award 2026.
16 Apr 2026 Jumadi 56
PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang
PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang
Batang - PT Elecmetal Longteng Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1542026). Perusahaan ini menjadi investasi pertama asal Amerika Latin di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri logam global.
15 Apr 2026 Jumadi 288
Ketua PKK Batang Ajak Anak Talasemia Bermain, Dorong Edukasi dan Deteksi Dini Ketua PKK Batang Ajak Anak Talasemia Bermain, Dorong Edukasi dan Deteksi Dini
Ketua PKK Batang Ajak Anak Talasemia Bermain, Dorong Edukasi dan Deteksi Dini
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz mengajak anak-anak penderita Talasemia untuk bermain bersama di kawasan Wisata Payung Sewu, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (1542026). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan kebahagiaan sekaligus dukungan moral bagi anak-anak.
15 Apr 2026 Jumadi 90
Batang Incar Investor Hotel, Wabup Batang Minta, Jangan Sampai "Tamu Sultan" Cuma Numpang Lewat Batang Incar Investor Hotel, Wabup Batang Minta, Jangan Sampai "Tamu Sultan" Cuma Numpang Lewat
Batang Incar Investor Hotel, Wabup Batang Minta, Jangan Sampai "Tamu Sultan" Cuma Numpang Lewat
Batang - Kabupaten Batang kini bukan lagi sekadar wilayah pelintasan di jalur Pantura. Seiring melejitnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Batang Industrial Park (BIP), daerah ini mulai menjadi magnet bagi para petinggi perusahaan mancanegara. Namun, ada satu ganjalan yang kerap bikin gregetan, minimnya hotel berbintang.
15 Apr 2026 Jumadi 131