Bupati Batang Tinjau Penurunan Struktur Tanah di Desa Jolosekti

Jumat, 21 Februari 2020 Jumadi Dibaca 1.154 kali Pembangunan
Bupati Batang Tinjau Penurunan Struktur Tanah di Desa Jolosekti
Batang - Bupati Batang Wihaji bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meninjau patahan tanah akibat penurunan struktur tanah yang berada di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (21/2/2020).

Batang - Bupati Batang Wihaji bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meninjau patahan tanah akibat penurunan struktur tanah yang berada di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (21/2/2020).

Akibat penurunan struktur tanah tersebut jalan penghubung antar Desa Jolosekti  Ke Desa Manggis sempat tidak bisa dilalui, pada Kamis (20/2/2020) kemarin, penurunan tanah juga terjadi disekitar hingga mencapai hektaran sawah.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, kemarin sudah perintahkan jajaran Muspika dan masyarakat melaksanakan kerja bakti, agar jalan bisa dilewati kembali, karena penurunannya sampai 50 cm.

Untuk meminimalisir terjadi lagi, masyarakat untuk berhati-hati dan waspada, Pemerintah Kabupaten Batang melakukan antisipasi yang dugaan awal adanya sesar mayor, Pemkab mendatangkan tenaga ahli dari Pemerintah provinsi Jawa tengah.

"Oleh karena itu, tenaga ahli dari Pemprov untuk mengecek dan menganalisa patahan mayornya pada bagian mana, agar masyarakat bisa antisipasi dan bersiap-siap apabila terjadi lagi," jelasnya.

Ia juga memastikan, untuk secepatnya melakukan perbaikan jalan yang sementara ditambal dulu yang terpenting, sambil menunggu hasil dari analisa dan kajian.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Serayu Utara, Provinsi Jawa Tengah Primasto mengatakan, Untuk melihat secara teknik harus melihat peta regionalnya mrngetahui patahan mayornya.

"Namanya patahan itu dari alam, karena ada beberapa wilayah yang memiliki patahan, bukan karena hujan tapi karena pengaruh tektonik," tuturnya.

Langkah antisipasi untuk meminimalisir, masyarakat harus diberikan edukasi, kalau tinggal di daerah patahan harus melakukan langkah-langkah antisipasinya.

"Ketika sudah terjadi patah jangan ditimbun dengan tanah sembarangan, karena ketika terjadi hujan airnya menyerap sehingga terjadi longsor, akan tetapi ditimbun dengan tanah liat, karena sifat tanahnya tidak menyerap air," terangnya.

Pihak ESDM juga akan melakukan kajian dengan melihat sesar mayornya melalui peta regionalnya. Sehingga diketahui apakah bisa terjadi patahan yang berkelanjutan.

"kita masih butuh waktu untuk menganalisa pola patahan, kalau melihat lapangan tidak bisa melihat titik kordinatnya serta arah patahannya kemana," tambahnya.

Hasil dari analisa paling lambat dua minggu dan akan di laporkan ke Bupati Batang Wihaji dan bagaimana cara mengantisipasinya.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Tulis Wawan Nurdiansyah menjelaskan, yang terdekteksi adanya patahan tanah ada empat titik aspal yang turun hingga setengah meter, ada 15 hektar sawah mengalami penurunan struktur tanahnya.

"Yang terdeteksi ada empat titik, yakni di Dukuh Teropong Desa Jolosekti, tapi satu titik patahan yang mengakibatkan penurunan struktur tanahnya berada di jalan penghubung antar desa. Kalau tidak tertangani Desa Manggis terisolasi karena tidak ada akses lain," pungkasnya.

Dijelaskan pula, untuk penanganan sementara Hari Kamis kemarin sudah dilaksanakan kerja bakti dengan warga, agar akses bisa dilewati lagi. Kalau penanganan secara menyeluruh harus ada tim ahlinya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 38
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 98
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 101
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 54
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 20
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 18