Rubuha Cara Praktis Meringkus Hama Tikus

Selasa, 01 Agustus 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 1.916 kali Teknologi
Rubuha Cara Praktis Meringkus Hama Tikus
Rumah Burung Hantu
Tikus adalah musuh terbesar bagi para petani. Banyak cara yang telah digunakan untuk Menanggulangi hama tikus yang merusak sawah mereka. Mulai dari pola pemberian racun hingga grebek yang dilakukan secara bersama – sama. Namun kini ada cara praktis untuk menanggulanginya yaitu dengan Rubuha (Rumah Burung Hantu).

“Hanya dengan memelihara burung hantu (Tyto Alba) di dalam Rubuha, hama tikus akan dapat diringkus,” kata Sambudi Ketua Pemelihara burung Tyto Alba yang ditemui sembari menunjukkan Rubuha di Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Senin, (31/7).

Menurutnya, burung Tyto Alba adalah musuh alami bagi tikus jadi sangat praktis tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dan tenaga untuk menumpas hama tikus. Namun dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam menggunakan burung Tyto Alba sebagai sarana untuk menanggulangi hama tikus.

“Hanya dengan membuat Rubuha sebagai tempat tinggal Tyto Alba, mereka akan memangsa tikus pada malam hari,” ungkapnya.

“Kami mendapat bantuan dari Pemerintah pada tahun 2015 berupa sepasang burung Tyto Alba dengan harapan apabila dipelihara secara baik akan dapat mengurangi populasi tikus sebagai pengganggu tanaman petani,” terang Sambudi.

Menurutnya, setelah Kelompok Tani (Poktan) desa Kaliwareng mendapat bantuan, pihaknya bersama perangkat desa secara guyub rukun mendirikan rumah burung hantu tersebut. Memang tidak mudah untuk memeliharanya, tetapi berkat dukungan dan bantuan secara fisik maupun dana dari Kepala Desa sekarang sudah dapat membuat 14 Rubuha di Desa Kaliwareng.

“Sekarang alhamdulillah di desa kami Poktan tidak ada lagi yang menggunakan racun dan sebagainya, untuk menanggulanginya cukup hanya dengan memelihara Tyto Alba dan membuat Rubuha,” katanya. Caranya sangat mudah lanjutnya, apabila burung Tyto Alba ini mau tinggal di Rubuha maka mereka akan berkembangbiak dengan sendirinya. Sebaiknya para petani memelihara Tyto Alba ini, karena sudah terbukti di Desa Kaliwareng hanya dalam waktu kurang dari 3 tahun terbebas dari hama tikus. Bagi para Poktan yang ingin mengetahui cara memelihara Tyto Alba silakan datang langsung ke Desa Kaliwareng , akan kami bimbing agar bisa mengurangi hama tikus.

“Sementara ini kami hanya bisa memelihara saja, namun untuk membuat penangkaran Tyto Alba masih sangat sulit karena terbentur masalah tempat dan dana. Apabila Pemkab Batang berkenan untuk memfasilitasi, maka Poktan – Poktan di Desa Kaliwareng siap membuat penangkaran burung Tyto Alba,” tuturnya. (Heri/McBatang)

Berita Lainnya

Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 55
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 52
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 115
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 82
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 170
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 162