Warga Tiga Desa Kecamatan Subah Meminta Status Kepemilikan Tanah

Selasa, 01 Agustus 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 1.125 kali Sosial
Warga Tiga Desa Kecamatan Subah Meminta Status Kepemilikan Tanah
Sugandi Ketua forum Petani Penggarap Batang menyerahkan proposal permintaan status tanah menjadi Hak Milik
Permasalahan tanah masih menjadi klasik yang dikeluhkan warga tiga desa di Kecamatan Subah kepada Bupati Batang Wihaji. perwakilan warga tiga Desa Sengon, Gondang dan Desa Kuripan yang mengadu terkait dengan status tanahnya ke Kantor Bupati Batang.

“warga Petani penggarap tanah proyek yang sudah selama 30 tahun yang mulai pada tahun 1967 sampai sekarang menginginkan status tanahnya menjadi tanah hak milik dengan di keluarkanya Sertifikat.” Kata Ketua Forum Petani Penggarap Batang Sugandi Senin, 31/7 bersama 16 orang perwakilan warga.

Sugandi menceritakan sejarah tanah tersebut, yang sebelum tahun 1967 tanah tersebut belum ada yang menggarap, dan tanah tersebut masih kosong, sehingga masyarakat di tiga desa tersebut menggarap tanah yang tidak bertuan sampai di teruskan oleh anak cucunya hingga sekarang.

“untuk luasan tanah yang di garap oleh masyarakat kurang lebih 153 hektar yang di garap 428 orang yang berlokasi di Desa Kuripan Kecamaatan Subah, tapi yang menjadi petani penggarap Desa Gondang. Desa Kuripan dan Desa Sengon.” Katanya.

Ia juga menuturkan kepada Bupati terkait usahanya untuk merubah status tanahnya yang mengaku sudah ketemu Mentri Pertanahan beberapa bulan yan lalu, yang mengatakan tanah tersebut akan masuk dalam Penataan Penguasaan dan Pemilikan Tanah Obyek Reforma Agrari (TORA).

“kami memang tidak ada bukti kepemilikan tanah, kami hanya menduduki menggarap tanah karena masyrakat butuh tanah.” Katanya.

Bupati Batang Wihaji, “ Status tanah yang diduduki warga tiga desa sudah menjadi masalah nasional, Karena ini sudah menjadi masalah nasional, kami akan bekerja sesuai dengan kewenanganselaku Pemerintah daerah yang harus patuh dan taat kepada pemerintah pusat sesuai dengan peraturan dan perundang – undangan.” Katanya.

Wihaji juga mengatakan akan mengkonfirmasi dan mengkomunikasikan kepada Badan Pertanahan Nasional dan Perhutani serta Pemerintah Pusat.untuk itu kami menginginkan sejarah tanah tersebut serta sesuai dengan dasar hukum dan aturan dari semua pihak sebagai landasan kami dalam melakuka berkoordinasi.

“pada prinsipnya pemerintah akan membantu namun yang terpenting tidak melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku, saya harap warga bersabar untuk kepemilikan tanah dan yang terpenting tidak terjadi masalah warga masih di perbolehkan menggarap tanah tersebut.” Katanya.

Kepala BPN Batang, Sutanto mengatakan permasalahan tanha tersebut sudah pernah disampaikan di Pemerintah Pusat. “kita sudah mengusulkan tanah ini untuk di jadikan TORA, namun waktu itu dari pihak perhutani juga mengklaim dan warga juga mengklaim yang akhirnya belum bisa keluar status tanahnya karena data asal usul tanah tersebut tidak ada.” Katanya.

Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Batang, Agung Wisnu Barata, yang berharap permasalahan ini jangan merusak kondusifitas masyrakat di wilayah Kabupaten Batang, walaupun ini situasi kondisi masyarakat aman.

“saya titip kepada warga penggarap tanah dan masyrakat sekitarnya untuk menjaga situasi dan kondisi yang aman, jangan mudah terprofokasi masalah ini dan menjadi memanas.” Pinta Agung Wisnu Barata. (Edo/McBatang)

Berita Lainnya

Melintasi Kabupaten Batang, Ride for Palestine Kampanyekan Solidaritas Kemanusiaan Melintasi Kabupaten Batang, Ride for Palestine Kampanyekan Solidaritas Kemanusiaan
Melintasi Kabupaten Batang, Ride for Palestine Kampanyekan Solidaritas Kemanusiaan
Sebanyak 30 pesepeda Ride for Palestine menempuh perjalanan 1.000 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta dengan melintasi Kabupaten Batang untuk mengampanyekan solidaritas kemanusiaan bagi Palestina melalui olahraga bersepeda.
08 Nov 2026 Jumadi 64
RTLH segera Usai, Satgas Buktikan Pengerjaan sesuai Target RTLH segera Usai, Satgas Buktikan Pengerjaan sesuai Target
RTLH segera Usai, Satgas Buktikan Pengerjaan sesuai Target
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
08 Nov 2026 Jumadi 76
Lari Sambil Menikmati Alam, Pecalungan Run Dongkrak Promosi Wisata Batang Lari Sambil Menikmati Alam, Pecalungan Run Dongkrak Promosi Wisata Batang
Lari Sambil Menikmati Alam, Pecalungan Run Dongkrak Promosi Wisata Batang
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
08 Nov 2026 Jumadi 109
Konsorium Kontraktor Batang Menggandeng Kelurahan Proyonanggan Selatan Padukan Musik Rock dengan Aksi Sosial Konsorium Kontraktor Batang Menggandeng Kelurahan Proyonanggan Selatan Padukan Musik Rock dengan Aksi Sosial
Konsorium Kontraktor Batang Menggandeng Kelurahan Proyonanggan Selatan Padukan Musik Rock dengan Aksi Sosial
November Rock menjadi ajang perpaduan hiburan musik rock dengan kepedulian sosial melalui bakti sosial, santunan anak yatim, dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
08 Nov 2026 Jumadi 79
Konsorsium Kontraktor Batang Kobarkan Semangat Nasionalisme Lewat Musik Konsorsium Kontraktor Batang Kobarkan Semangat Nasionalisme Lewat Musik
Konsorsium Kontraktor Batang Kobarkan Semangat Nasionalisme Lewat Musik
November Rock menjadi wadah peringatan Hari Pahlawan melalui musik rock sekaligus sarana membangkitkan nasionalisme, kecintaan terhadap Indonesia, dan semangat persatuan masyarakat.
08 Nov 2026 Jumadi 69
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 119