Percepat Komunikasi Saat Bencana, 15 Camat Di Lengkapi HT

Selasa, 28 Januari 2020 Jumadi Dibaca 1.480 kali Teknologi
Percepat Komunikasi Saat Bencana, 15 Camat Di Lengkapi HT
Batang - Sarana radio Handy Talky (HT) menjadi pilihan utama komunikasi ketika sinyal telepon seluler tidak tembus.

Batang - Sarana radio Handy Talky (HT) menjadi pilihan utama komunikasi ketika sinyal telepon seluler tidak tembus.

Apalagi wilayah Kabupaten Batang yang terdiri dari laut daratan dan pegunungan yang rawan sekali bencana.

"Alat komunikasi yang dapat dipergunakan saat situasi bencana adalah Handy Talky, karena bisa komunikasi langsung termonitor dengan cepat walau di tempat yang berbeda atau berjauhan,” kata Bupati Batang Wihaji saat serahkan peralatan HT ke 15 Kecamatan, di Ruang Abirawa Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Senin (27/1/2020).

Alat komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam penyampaian informasi bencana lanjutnya. Kendala komunikasi bencana yang paling banyak terjadi dalam penanggulangan bencana adalah komunikasi yang dilakukan saat tanggap darurat.

"Menjelang dan sesaat setelah bencana terjadi atau saat siaga bencana dan pasca bencana besar terjadi, dibutuhkan alat komunikasi yang handal dan cepat disamping pelibatan berbagai pihak yang dimulai sejak dini," jelasnya

Ia juga menegaskan bahwa kegagalan komunikasi bisa berdampak buruk dengan jatuhnya korban jiwa dan kerugian material.

"Hal ini sangat penting mengirimkan informasi dan data-data yang didapat di lokasi bencana untuk mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," tambahnya.

Hal ini terjadi dan terbukti pada saat banjir malam minggu 25 Januari 2020 kemarin koordinasi cepat antara Bupati-Camat-BPBD-Humas dan Protokol dalam antisipasi bisa dilakukan dengan maksimal.

Bupati Batang Wihaji, mengapresiasi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Batang yang telah menganggarkan pengadaan alat komunikasi yang dianggap cepat tanggap dalam menangani bencana.

Ia berharap, dengan diberikan alat komunikasi berupa Handy Talky dapat cepat tanggap dalam menangani bencana, karena tidak semua berkomunikasi menggunakan Hanphone langsung terkirim pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Batang Jamal Abdul Naser mengatakan, pengadaan peralatan Handy Talky dilakukan pada Tahun  2019  sebanyak 20 unit, namun diserahkan kali ini diantaranya untuk 15 Camat, BPBD, Damkar dan Satpol.

"Alat  komunikasi ini untuk mempercepat dan efisien komunikasi wilayah kecamatan dan pimpinan di Kabupaten Batang, khususnya kesiagaan menghadapi bencana yang mungkin terjadi," pungkasnya.

Sementara, Kepala BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mengatakan, walaupun alat komunikasi sekarang banyak seperti smartphone. Tapi HT tak kalah pentingnya dalam suasana urgen/genting untuk kemudahan konektivitas, koordinasi antar elemen terkait sangat dibutuhkan, termasuk layanan informasi faktual terkini guna memberikan kepastian suasana, meredam rasa panik warga sehingga memperlancar langkah-langkah pertolongan darurat hingga penanganan bencana.

"Berbekal rangkaian alat komunikasi sederhana HT, sehingga dalam suasana sebelum dan sesudah  bencana bisa terus dilaporkan, dan fakta dilapangan, HT sangat berkontribusi besar," tandasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 125
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 149
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 159
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 104
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 65
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 85