Pemkab Batang Perbarui MoU dengan PTPN IX

Selasa, 28 Januari 2020 Jumadi Dibaca 1.274 kali Pembangunan
Pemkab Batang Perbarui MoU dengan PTPN IX
Batang - Gagasan Bupati Batang Wihaji dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang berlokasi di Km 369, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, sudah mendapatkan restu dan rekomendasi Presiden Joko Widodo.

Batang - Gagasan Bupati Batang Wihaji dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang berlokasi di Km 369, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, sudah mendapatkan restu dan rekomendasi Presiden Joko Widodo.

Tapi sudah setahun lebih ijin dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat belum juga turun.

"Sudah setahun lebih kita menunggu ijin lokasi dari BPJT, padahal surat sudah kita layangkan satu tahun yang lalu tapi sampai sekarang belum keluar," kata Bupati Batang Wihaji usai penandatangan MoU dengan PTPN IX di Ruang Abirawa Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Senin (27/1/2020).

Untuk lokasi TOD Pemkab Batang bekerjasama dengan PT. Perkebunan Nusantara IX yang pada tahun ini habis, maka hari ini diperpanjang Master of Understanding (MoU).

"Lokasi tanah memang milik PT. Perkebunan Nusantara IX, tapi  masuk wilayah Pemerintah Kabupaten Batang, dan kedepan kita target untuk BPJT mengeluarkan ijin lokasi dan siap kita tawarkan ke Investor," jelasnya

Ia juga menyayangkan pihak BPJT yang dirasa lambat dalam menyikapi ijin lokasi, padahal Presiden Joko Widodo sudah menyetujui kenapa dibawahnya lambat.

"Untuk investor TOD Pemkab mempersilahkan investor BUMN maupun investor swasta juga sudah ada tertarik mendirikan hotel," tambahnya.

Rest area TOD merupakan jawaban bagi masyarakat pelaku usaha UMKM terdampak jalan tol, karena selama ini banyak pelaku industri ritel modern seperti fast food dan hampir dikuasai oleh brand ternama, dibanding produk UMKM lokal yang mengisi rest area jalan tol.

"Rest area TOD kita lebih memprioritaskan pelaku UMKM terdampak jalan tol di Kabupaten Batang. Porsi produk UMKM lebih banyak, kalau bisa porsinya 70 persen, 30 persen untuk brand lain mengisi rest area yang ada di Tol Trans Jawa," terangnya.

Rencana Pembangunan rest area TOD sebagai kota baru yang smart dan terintegrasi dengan wisata seperti Pantai Celong, Hotel dan UMKM.

Semenatara, Direktur PT. Perkebunan Nusantara IX Tio Handoko mengatakan, kerjsama ini lebih pada kemanfaatan untuk negara terutama manfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun tidak boleh menyalahi regulasi.

"Potensi TOD sudah dipetakan oleh Pemkab sebagai kawasan industri maka kita harapkan kerjasama ini harus jelas dan jangan menggantung, agar kita mendapatkan manfaatnya juga," pungkasnya.

Ia pun bersependapat kawasan rest area TOD nantinya bukan hanya milik pebisnis saja, tapi juga para pelaku UMKM bisa menikmati dan tumbuh bersama. (Humas Batang, Jateng/Edo)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 8
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 139
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 60
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 81
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 17