Batang- Hujan lebat sejak Sabtu Malam hingga minggu dini hari mengakibatkan jalur pantura dan pemukiman penduduk di kota Batang terendam banjir, ketinggian banjir mencapai 20 hingga 80 cm.
Batang- Hujan lebat sejak Sabtu Malam
hingga minggu dini hari mengakibatkan jalur pantura dan pemukiman penduduk di
kota Batang terendam banjir, ketinggian banjir mencapai 20 hingga 80 cm.
Saat kejadian banjir melanda di
pemukiman penduduk disejumlah desa di
Kecamatan Batang, Bupati Wihaji langsung memimpin evakuasi didampingi Ketua
BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi bersma TNI, Polri dan Relawan setempat.
"hujan lebat dengan durasi satu
hari penuh mengakibatkan debit air tinggi, sungainya tidak bisa menampung
sehingga airnya melebar sampai pemukiman yakni Desa Klidang lor dan Kelurahan
Karangasem Utara." kata Bupati Wihaji usai pimpim evakuasi dan tinjau
lokasi banjir, Kecamatan Batang, Sabtu (25/1/2020).
Tidak hanya pemukiman warga di jalur pantura
seperti Tulis dan jalur alas roban, minggu dini hari terendam banjir setinggi
30 hingga 50 cm. Akibatnya kendaraan yang melintas harus melambat laju
kendaraan hingga terjadi kemacetan panjang.
"Kapolres Batang AKBP Abdul Waras
turun langsung karena pantura Tulis air bah sungai masuk ke jalan raya, untuk
antisipasi kita kedepan agar tidak menjadi agenda tahunan banjir. Kita akan
segera koordinasi dengan Pemprov Jateng karena hampir sebagian sungai menjadi kewenangan
Gubernur," jelasnya
Ia beraharap, kepada pemerintah Provinsi
Jawa Tengah untuk segera normalisasi sungai, sehingga alur sungai jalanya air
tidak terhambat, yang berakibat meluap sungai sampai ke jalan hingga ke
pemukiman warga.
"Saya juga betharap kepedulian
masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai, dan giatkan kembali aksi
bersih-bersih dengan kerja bakti dan gotong royong," pintanya. (Humas Batang,
Jateng/Edo)