Batang Desa Kutosari, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang ketika hujan turun deras, sering kali terjadi banjir. Selain disebabkan oleh curah hujan, banjir terjadi karena air tidak tersalurkan sebagaimana mestinya. Kendati banjir kadang sampai masuk rumah namun dapat segera surut kembali setelah hujan reda selang waktu kurang lebih 1 jam sampai 2 jam.
Batang Desa Kutosari, Kecamatan Gringsing,
Kabupaten Batang ketika hujan turun deras, sering kali terjadi banjir. Selain
disebabkan oleh curah hujan, banjir terjadi karena air tidak tersalurkan
sebagaimana mestinya. Kendati banjir kadang sampai masuk rumah namun dapat
segera surut kembali setelah hujan reda selang waktu kurang lebih 1 jam sampai
2 jam.
Tetapi hal ini cukup membuat warga setempat resah.
Menyikapi hal tersebut Kades Kutosari Teguh Pamuji dan Babinsa Sertu
Pursugiyanto dan dibantu Dinas PUPR Kabupaten Batang, segera berkordinasi untuk
melaksanakan normalisasi pengerukan pendangkalan tanah yang ada di sepanjang
saluran air di pemukiman warga diwilayah
jalur pantura Desa Kutosari, Senin 20/01/2020.
Oleh sebab itu Babinsa melaporkan situasi keadaan
wilayah binaannya dan melaksanakan koordinasi dengan atasan. Setelah disetujui
oleh Danramil 03/Gringsing Kapten Cba Dwi Kistanto dan perangkat desa setempat
maka dilaksanakan karya bakti dengan sasaran normalisasi saluran pembuangan air
diwilayah pemukiman warga.
Danramil Kapten Cba Dwi Kistanto juga menyampaikan
dirinya mendukung karya bakti sejak mendapat laporan langsung dari Babinsa.
“Saya perintahkan Babinsa berkoordinasi dengan pihak desa agar mengerahkan
masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan karya bakti, karena musimnya saat
ini sering turun hujan,†jelasnya.
Sementara, Kepala Desa Kutosari Teguh Pamuji
menyampaikan, terjadinya air meluap ini diakibatkan bukan hanya dari air hujan
saja. Namun datang secara tiba-tiba terdapat air kiriman dari ketinggian hutan
Perhutani yang mengalir melalui sungai Kemit ke arah pemukiman warga yang
mengalir sampai ke laut.
Menurutnya, jika sejumlah parit atau saluran irigasi
dinormalisasi, luapan air bisa mengalir di sejumlah saluran irigasi yang ada di
desanya.
Ia berharap, saat hujan tiba tidak ada lagi yang
kebanjiran. Selain harapan itu air bisa juga dimanfaatkan untuk mengairi
sejumlah lahan pertanian di Desa Kutosari khususnya.
Jadi dari kegiatan normalisasi saluran irigasi ini
ada dua manfaat. Satu, tidak kebanjiran dan kedua lahan pertanian di Desa
Kutosari tercukupi dengan kebutuhan air. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)