Antisipsi Banjir Susulan, Pemkab Batang Minta Pemprov Normalisasi Sungai

Kamis, 16 Januari 2020 Jumadi Dibaca 1.323 kali Pembangunan
Antisipsi Banjir Susulan, Pemkab Batang Minta Pemprov Normalisasi Sungai
Batang - Pasca banjir bandang yang melanda tiga desa di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang yakni Desa Yosorejo, Desa Krengseng dan Desa Sidorejo, Pemerintah Kabupaten Batang minta segera ke Pemerintah Provinsi untuk normalisasi sungai.

Batang - Pasca banjir bandang yang melanda tiga desa di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang yakni Desa Yosorejo, Desa Krengseng dan Desa Sidorejo, Pemerintah Kabupaten Batang minta segera ke Pemerintah Provinsi untuk normalisasi sungai.

Banjir yang terjadi semenjak Senin (13/1/2020) malam itu, mengakibatkan kerugian fisik. Kerusakan ada di 60 rumah warga yang terdampak banjir, masing-masing 30 Rumah di Desa Yosorejo dan Krengseng.

Untuk antisipasi dan meminimalisir terulang kembali banjir, menurut perkiraan bulan Februari 2020 akan terjadi hujan lebat kembali, Pemkab Batang segera melakukan pengerukan dan pelebaran sungai.

"Perlu langkah cepat dan darurat sebelum Februari, Pemprov akan membantu pengerukan di titik-titik yang menjadi pusat sedimentasi, mungkin satu Minggu bisa selesai," kata Bupati Batang Wihaji, saat meninjau lokasi sedimentasi sungai di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu (15/1/2020).

Sebelumnya, aliran sungai di tiga lokasi tersebut terjadi sedimentasi parah. Tepatnya di sungai Jenes dan Krengseng yang melewati tiga desa,  tidak ada penanganan sedimentasi semenjak 40 Tahun lalu. Aliran sungai yang awalnya sekitar 20 meter kini tersisa 3 sampai 4 meter.

"Sudah menjadi langganan banjir setiap musim penghujan tiba. Selama ini sungai di sini memang tidak tersentuh, sehingga ada yang ditanam sengon, kacang, dan sayur. Banjir tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Yang paling terlihat di lahan pertanian ada kurang lebih 100 hektar lahan pertanian di 7 desa yang terkena dampak banjir.” terangnya

Untuk penanganan jangka panjang akan dilakukan normalisasi sungai. Normalisasi tersebut akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

"Seandainya kami melakukan normalisasi harus bekerjasama dengan tokoh masyarakat, Kepala Desa kemudian dari Kepolisian. Biar nanti tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, yang jelas kami komunikasikan dengan pihak terkait." pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 65
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 119
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 118
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 68
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 31
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 36