Kabupaten Batang dinilai memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang terbaik karena mulai dari informasi, kepengurusan hingga perangkatnya sudah lengkap. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purworejo yang baru saja merintis Sistem Keterbukaan Informasi Publik, melakukan kunjungan studi banding di Diskominfo Kabupaten Batang, di ruang Media Center, Rabu (26/7).
Kabid Komunikasi Informasi dan Persandian Sugiarto mengatakan PPID di Kabupaten Batang adalah yang terbaik maka kami ingin belajar langsung tentang Keterbukaan Informasi Publik.
“Karena kami baru membentuk PPID sedangkan di Kabupaten Batang sudah maju dan lengkap, maka kami ingin belajar dan mengadopsi ilmu yang ada di sini untuk kemudian diterapkan di Kabupaten Purworejo yang nantinya tidak jauh berbeda hasilnya,”ujar Sugiarto.
Menurutnya, setelah menyimak langsung informasi yang dipaparkan menunjukkan informasi publik yang sudah lengkap, tinggal sedikit disesuaikan dengan aturan yang baru. Dari informasi yang didapat memang benar, semua sarana prasarana guna mendukung Sistem Keterbukaan Informasi Publik di Diskominfo Kabupaten Batang sudah memadai.
“Untuk Kabupaten Purworejo kemarin tugas PPID belum maksimal karena ditangani oleh Humas dan harapannya setelah dikelola tersendiri oleh Diskominfo dan adanya kunjungan di Kabupaten Batang, nantinya ada perubahan menuju arah yang semakin baik.
Sugiarto menambahkan untuk selanjutnya berkaitan dengan PPID akan selalu menjalin komunikasi karena informasi yang disampaikan masih sebatas garis besarnya saja, sehingga masih membutuhkan informasi tambahan dan pelengkap lainnya.
Sementara itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Puji Setiyowati menyampaikan dengan kehadiran dari Diskominfo Kabupaten Purworejo merupakan hikmah bagi Kabupaten Batang dan juga mendapatkan informasi. Harapannya kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dalam hal kerjasama yang lebih baik.
“Mudah – mudahan Diskominfo Kabupaten Purworejo akan menjadi lebih baik dengan mengetahui sedikit informasi dari kami, sehingga akan mampu mengembangkan kegiatan kaitannya dengan PPID, dapat semakin Berkembang dan terlaksana dengan semakin baik,”pungkasnya. (Heri/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.