Suporter Persibat Dilarang Datang, Manajemen Lapor PSSI

Kamis, 27 Juli 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 874 kali Pemuda dan Olahraga
Suporter Persibat Dilarang Datang, Manajemen Lapor PSSI
Persibat saat latihan
Managemen Persibat secara resmi melaporkan ke pengurus PSSI atas larangan suporter atau penonton sepakbola dari Batang dalam laga yang bakal berlangsung di Stadion Hoegeng Pekalongan, Sabtu (29/7/2017) mendatang.

Larangan itu berdasarkan surat resmi dikeluarkan oleh Panpel Persip Pekalongan bernomor 121/PERSIP/VII/2017, tertanggal 25 Juli 2017.

Ali Mahmudi, Direktur umum PT Persibat Batang mengatakan secara resmi managemen Persibat mengirimkan surat resmi ke PSSI bernomor 80/PERSIBAT/VII/2017 perihal Permohonan Pertandingan Tanpa Penonton, tertanggal 25 Juli 2017.

Dalam surat itu dijabarkan bahwa keputusan dari Panpel Persip Pekalongan terkesan sepihak lantaran suporter dari Persibat justru dilarang hadir dalam laga pertandingan sepakbola di Lapangan Hoegeng Pekalongan.

“Kami ingin pertandingan berjalan secara fair. Artinya, kalau pertandingan sepakbola tanpa suporter mestinya berlaku dari kedua belah pihak. Bukan larangan sepihak dari Persibat,” jelasnya, Rabu (26/7/2017).

Dia menjelaskan banyaknya kejadian akhir akhir ini kejadiaan buruk yang menimpa suporter seperti yang baru saja terjadi saat laga Persib vs Persija dengan kejadian yang sama “PERSIJA HADIR TANPA SUPPORTER“ tetep saja ada korban yang ada serta tetap terjadi kerusuhan di lapangan.

Pihaknya juga menginginkan laga Persip melawan Persibat bisa terlaksana di lokasi yang netral tanpa ada penonton dari kedua belah pihak.

“Hal itu bisa meminimalisir terjadi kerusuhan dan timbulnya korban. Karena kami masih meragukan kinerja pihak Panpel Persip guna memberikan rasa aman,” paparnya.

Dia berharap, PSSI bisa memutuskan dalam waktu cepat untuk menghindari kerusuhan dan hal hal yang tidak diinginkan.

Ali menjelaskan managemen Persibat menyakini bisa melakukan arahan kepada tiga kelompok supporter Persibat (BUR, ROBAN MANIA, ROBAN REWO REWO). Akan tetapi, pihaknya tidak bisa mengkontrol fans Persibat yang datang selain dari kelompok suporter kami.

Misal warga batang yang dengan tidak taunya informasi larangan datang selama laga tiba-tiba datang menonton dan mendapat musibah buah dariancaman-ancaman yang sudah dilakukan oleh pihak tuan rumah.

“Kami sudah menginformasikan ke semua tentang ancaman yang terjadi. Dan kami tidak mau ada korban. Prinsipnya, kami juga mematuhi regulasi yang dikeluarkan PSSI dan LIB,” jelasnya.

Di sisi lain, Persibat kembali menjalani latihan intensif untuk mengasah strategi dan taktik. Pertandingan tersebut cukup menjadi magnet tersendiri dimana Persip dan Persibat Batang memiliki point yang sama dan selisih gol yang berbeda.

Persibat menempati posisi 4 dan Persip Pekalongan menempati posisi 5 klasemen dan jika pada pertandingan nanti yang menang otomatis akan menambah point nya dan kemungkinan akan naik ke posisi 3.

Coach Persibat Daniel Roekito menerapkan sistem latihan adaptasi dan game untuk dapat menerapkan taktik yang diberikannya dalam rangka hadapi Persip Pekalongan.

“Kondisi pemain pada hari ini lumayan semua dalam kondisi sehat. Hanya ada dua pemain yang nanti tidak dapat kita turunkan karena akumulasi,” ujar Daniel. (Media Persibat/McBatang)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 144
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 155
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 165
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 110
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 94