Warga Kecepak bergotong royong membangun jalan desa
Perlahan tapi pasti pembangunan di desa – desa mulai menampakkan hasil. Melalui Dana Desa (DD) yang direalisasikan bagi pembiayaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan hal lain yang terkait kemasyarakatan. Bagi warga Rt 1 Rw 1 desa Kecepak, adanya Dana Desa sangat membantu pembangunan dan kemajuan desanya.
Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Wawan Eko Susiawan kala ditemui saat memantau proses pembangunan Talud (dinding penahan tanah) dan pengurugan tanah dalam rangka meninggikan jembatan serta pelebaran jalan, di Desa Kecepak, Kecamatan / Kabupaten Batang, Minggu (23/7).
“Sampai saat ini proses pembangunan Talud dan peninggian jambatan sudah mencapai 25%,” ucap Wawan.
Wawan menyampaikan bahwa program pembangunan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dari warga dan lembaga desa. Lembaga yang terkait dalam TPK antara lain LPMD dan Karang Taruna serta Rt / Rw setempat. Desa Kecepak didiami oleh sekitar 400 kepala keluarga (KK), yang terbagi dalam 4 Rt.
“Proses pengerjaannya melibatkan seluruh warga desa Kecepak, sedangkan sumber dana berasal dari Dana Desa Tahun Anggaran 2017, sebesar Rp. 123.909.000,00,” terangnya.
Wawan menambahkan selain pembangunan Talud dan jembatan warga juga melakukan pelebaran jalan hingga 2 meter sehingga apabila nantinya dilewati kendaraan tidak begitu sempit.
“Harapannya jalan di desa Kecepak semakin baik dan warga dapat memanfaatkannya untuk mempermudah semua kegiatan,” pungkas Wawan./
Ditemui di tempat yang sama saat membantu warga yang sedang bergotong – royong melakukan pengurugan, Daryono mengatakan selama ini jembatan penghubung rusak dan posisinya lebih rendah sehingga sangat membahayakan pengguna jalan, nantinya akan dilakukan pengurugan untuk meninggikan jembatan.
“Selama proses pengerjaan pastinya para pengguna jalan akan sedikit terganggu, karena macet. Sebetulnya mereka sudah diberi tanda peringatan namun tidak memperdulikan, harapannya para pengguna jalan sedikit bersabar dan mengalah saat melintas,” tegas Daryono.
“Semoga desa kami ini menjadi desa terbaik dan tidak tertinggal dari desa lain serta kami mengucapkan terima kasih kepada para pejabat yang telah mempermudah pembangunan sarana prasarana, semoga diberikan kesehatan,” pungkasnya. (Heri/McBatang)
Batang - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala sekolah jenjang SD dan SMP sebagai pedoman pelaksanaan program seragam gratis bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 20262027.
Batang - Kabupaten Batang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jumpa Apresiasi Warga Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah (Jawara Jateng) 2026 yang digelar di Kawasan Agro Wisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu ini menjadi ajang memperkuat karakter, literasi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan warga pendidikan kesetaraan dari seluruh Jawa Tengah.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan resmi membuka Batang Art Festival (BAF) 2026 yang mengusung tema "Babat Alas Roban" di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2762026) malam.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.