Kegiatan Jumbara dan temu karya KSR tingkat Provinsi Jawa Tengah diharapkan akan mampu menanamkan nilai-nilai sosial kemanusiaan dan jiwa kesetiakawanan sosial dalam diri generasi muda khususnya remaja di kabupaten Batang. Saya juga berharap agar Jumbara dan Temu Karya KSR ini memberikan hasil yang positif bagi anggota PMR, pembina, fasilitator, relawan staf dan pengurus PMI ujar Asiten Administrasi Ripyono yang mewakili Bupati Batang pada saat kegiatan Pelepasan Kontingen Jumbara dan temu karya PMI Kabupaten Batang di halaman Kantor Pemkab Batang jumat 21 juli 2017.
Kegiatan Jumbara dan temu Karya KSR ini saya berharap peserta dapat mengikuti dengan baik dan laksanakan semua kegiatan dengan penuh semangat, jagalah ketertiban agar semua kegiatan berjalan lancar dan ciptakan kerukunan, kekompakan kebersamaan dan kesetikawanan diantara sesama peserta. Tetap jaga nama baik dan citra positif saudara dan kabupaten Batang raih prestasi setinggi-tingginya secara sportif tandas Ripyono.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang mengikuti kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) dan temu karya tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2017, adapun PMI Batang mengirimkan 60 orang peserta terdiri dari 12 orang PMR mula, 12 orang PMR Madya, 12 orang PMR Wira, 12 orang KSR dan 2 orang TSR, 8 orang pembina pelatih, 1 orang staf markas dan 1 orang pengurus kata Sri Mulyatno selaku Wakil ketua PMI Kabupaten Batang pada saat pelepasan Kontingen PMI Kabupaten Batang yang dilaksanakan di halaman pendopo Pemkab Batang jumat 21 juli 2017.
Sri Mulyatno menambahkan kegiatan Jumbara diperuntukan bagi anggota PMR baik PMR Mula setingkat SD/MI, PMR Madya setingkat SMP/MTs dan PMR Wira setingkat SMA, SMK dan MA). Sedangkan temu karya diperuntukan bagi Korp Sukarela atau KSR dan tenaga sukarela atau TSR. Kegiatan tersebut merupakan agenda 5 tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi pembinaan anggota PMR, KSR dan TSR di masing-masing PMI Kabupaten kota se Jawa Tengah.
Adapun Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) dan temu karya tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 22 sampai dengan 27 Juli 2017 yang bertempat di Bumi Perkemahan Regaloh Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati tandas Sri Mulyatno.
Untuk jenis kegiatan Jumbara meliputi Travelling Kepalangmerahan, kewirausahaan sosial, publikasi dan informasi PMR, Ekplorasi HPI Aksi cepat tepat dan Komik PMR. Sedang kegiatan temu karya meliputi Lintas trampil, water and sanitation Hygiene, Paticipatory Hygiene and sanitation Transformation, Promosi Pertolongan pertama publikasi dan informasi relawan dan kampanye donor darah. Dan kegiatan kontingen meliputi parade budaya edutainment, wisata study olah raga persahabatan dan berbagai macam workshop ujar Sri Mulyatno. (Iwan/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.