Bupati Batang Wihaji memimpin langsung apel pagi di BPKPAD Batang.
Pada kesempatan tersebut Bupati Batang Wihaji memimpin langsung jalannya apel pagi di Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang, sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati menyempatkan atau menyambangi beberapa ruangan yang ada di BPKPAD antara lain ruang pengelolaan data, ruang aset, ruang perbendaharaan, ruang administarasi Pendapatan Asli Daerah dan tidak ketinggal Ruang Kepala BPKPAD, Jumat (14/7) adapun apel pagi dilaksanakan di halaman kantor BPKPAD Batang.
Bupati Batang Wihaji selaku pembina apel mengatakan ucapan terimakasih kepada jajaran BPKPAD yang selama ini bagi pemerintah kabupaten Batang merupakan institusi penting dalam hal ini yang mencarikan uang untuk pemrintah kabupaten batang.
BPKPAD merupakan salah satu ASN yang cukup lumayan pekerjaannya khususnya hal-hal yang berkenaan dengan pendapatan keuangan untuk pemerintah kabupaten salah satunya melalui pajak ujar Bupati.
Bahwa dari sekian masing-masing bidang yang saudara pegang barangkali memiliki tupoksi berbeda tetapi semangatnya sama yakni bagaimana meningkatkan pendapatan sebanyak-banyaknya sebagai rasa tanggungjawab kita melayani masyarakat tandas Wihaji.
Saya berharap kepada jajaran BPKPAD barang kali ada inovasi dan kreatifitas baru dari potensi untuk meningkatkan dan pemasukan PAD kita, harapan saya ada inovasi dan kerjasama yang baik dan saling koordinasi kita harus guyup rukun membangun kabupaten Batang kata Wihaji.
Setelah apel pagi selesai Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono dilanjutkan halal bi halal dengan keluarga besar jajaran (BPKPAD) Batang.Kepala BPKPAD Batang Asri Hermawan mengatakan tujuan kami menyelenggarakan halal bi halal ini yang pertama untuk menjalin silaturami sekaligus keluarga besar jajaran BPKPAD bersama keluarga dapat lebih kenal dengan beliau berdua yakni Bupati dan Wakil Bupati, kemudian bapak ibu serta anak-anak kenal dengan karyawan BPKPAD, karena kalau tidak kenal tidak sayang, disamping itu juga halal bi halal tujuan untuk menghapus dosa dan salah antara sesama.
Bupati Batang Wihaji menyampaikan saya berharap ada kerjasama yang baik di institusi BPKPAD, apabila ada kerjasama yang baik insyaallah tahapan-tahapan pekerjaan bisa kita lalui, yakni bekerja bisa nyaman dan bertanggungjawab bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.
Tentu apabila ada kerjasama yang baik nanti kita dalam hal ini insyaallah ada ibadahnya untuk pembangunan kabupaten Batang kedepan. Intinya yakni melayani kepada masyarakat, dan saya juga sama mempunyai kewajiban melayani masyarakat dan melayani saudara selaku Aparatur Sipil Negara sebagai jajaran kita yang menjadi pelaksana teknis dalam tata kelola pemerintahan daerah ujar Wihaji. (Iwan/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.