Bupati Batang memberikan sambutan dalam silaturahmi bersama anak-anak Panti Asuhan Yatim Piatu Raudlatul Mahbubin di Watesalit Batang
Pemimpin di era milenia seperti saat ini dituntut untuk menjadi teladan bagi rakyatnya mewujudkan cita-cita Batang yang guyub rukun. Masyarakat menginginkan agar pembangunan merata di segala bidang, dengan menunjukkan kerja nyata.
“Saya akan memberi bukti dengan bekerja keras, bukan janji,” kata Bupati Batang Wihaji saat memberi sambutan pada silaturahmi di Panti Asuhan Yatim Piatu Raudlatul Mahbubin, Watesalit Kabupaten Batang, Rabu (12/7).
Bupati mengatakan untuk menjadikan Batang yang maju dibutuhkan kerjasama, tidak bisa bekerja sendiri. Perlu didukung bersama ulama dan rakyatnya.
“Sebagai pemimpin saya diibaratkan sebagai orang tua, yang mengayomi anaknya. Tetapi sebagai pribadi saya tetap takzim (menghormati) kepada ulama,” katanya.
Sementara itu, pengurus Panti Asuhan Yatim Piatu Raudlatul Mahbubin Ahmad Fauzan menyampaikan rasa bahagia yang teramat luar biasa, karena kehadiran Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono. Pihaknya sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah agar sarana prasarana di panti asuhan tersebut dapat diperbaiki, sehingga akan mempermudah kegiatan mereka yang tinggal di dalamnya.
“Saat ini yang sedang dalam pembangunan adalah MTs dan rencananya panti asuhan pun akan segera diperbaiki,” ujarnya.
Fauzan mengatakan panti asuhan tersebut sebenarnya sudah berencana untuk membangun Politeknik, namun belum terpenuhinya dosen yang mumpuni akhirnya sampai saat ini belum terwujud.
Meski tinggal di panti asuhan mereka mampu bersaing secara akademis. Terbukti banyak diantara mereka yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri.
Khairul Anam salah seorang anak Panti Asuhan Raudlatul Mahbubin yang telah menyelesaikan pendidikan di salah satu perguruan tinggi islam mengatakan tetap bersemangat walaupun tidak memiliki orang tua.
“Tinggal di panti bukan berarti tak berprestasi, kami siap bersaing menjadi calon pemimpin di era milenia dengan menunjukkan kerja nyata,” tegasnya. (Heri/McBatang)
Sebanyak 30 pesepeda Ride for Palestine menempuh perjalanan 1.000 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta dengan melintasi Kabupaten Batang untuk mengampanyekan solidaritas kemanusiaan bagi Palestina melalui olahraga bersepeda.
Rehabilitasi RTLH milik Ismail melalui program TMMD Kodim 0736Batang segera rampung sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan kenyamanan penerima manfaat.
Pecalungan Run 2026 diikuti 410 peserta, meningkat dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sarana promosi wisata Curug Gombong dan pengembangan sport tourism Kabupaten Batang.
November Rock menjadi ajang perpaduan hiburan musik rock dengan kepedulian sosial melalui bakti sosial, santunan anak yatim, dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
November Rock menjadi wadah peringatan Hari Pahlawan melalui musik rock sekaligus sarana membangkitkan nasionalisme, kecintaan terhadap Indonesia, dan semangat persatuan masyarakat.
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.